Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Rekening Penampung Setoran Kasus Mafia Tanah
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
Aktivis Ratna Sarumpaet (tengah) dengan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Dirkrimum Polda Metrojaya, Jakarta, Jumat (5/10). /Antara Foto-Reno Esnir
Harianjogja.com, JAKARTA--Mety Rachmawati ahli pidana dalam kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Ratna Sarumpaet mengatakan perbuatan terdakwa dapat mengakibatkan keonaran sehingga bisa masuk ke dalam delik materil.
Mety menjelaskan bahwa jika seseorang berbohong dan menimbulkan suatu akibat. Entah membuat gaduh atau membuat ketidaksenangan dalam sebuah situasi maka orang tersebut masuk ke delik materil.
"Kalau ada akibatnya, maka bisa dijatuhi pidana," kata Mety saat menjadi saksi di persidangan kasus penyebaran berita bohong melalui media elektronik oleh terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).
Selanjutnya perihal keonaran yang dimaksud sebagai akibat dari kebohongan, Mety mengemukakan bahwa keonaran dalam kamus hukum tidak bicara tentang keributan, tapi timbulnya kerusuhan atau kegaduhan.
"Keonaran di sini adalah timbulnya suatu kerusuhan yang membuat situasi kondisi di suatu tempat jadi tidak tenang," ucap Mety.
Selain itu perihal penyebaran berita bohong, Mety menjelaskan bahwa jika berita bohong disebarkan secara terus-menerus karena terdapat suatu tujuan supaya semua orang tahu dan akhirnya melakukan sesuatu.
"Dia punya suatu kesadaran, mau orang tahu dan akhirnya menimbulkan akibat. Akibat itu yang dia inginkan. Orang jadi simpatik, orang jadi kasihan, ingin membelanya. Berarti sengaja sebagai tujuan," tutur Mety.
Dalam perkara ini, yaitu penyebaran berita bohong melalui media elektronik ini, Ratna Sarumpaet didakwa melanggar Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan juga dakwaan Pasal 28 Ayat (2) juncto 45A Ayat (2) UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menemukan sejumlah ATM dan rekening yang diduga digunakan untuk menampung setoran di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.