Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN Langgar Putusan MK dan Berpotensi Korupsi
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai wakil menteri yang merangkap sebagai komisaris BUMN melanggar putusan MK
Para kiai berpengaruh di Jawa Timur sepakat melupakan dukungan di Pilpres 2019./suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebutkan seluruh kiai sepuh Jawa Timur telah sepakat menahan diri dan berdamai menunggu keputusan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang hasil Pilpres 2019.
Ketua PBNU Saifullah Yusuf mengatakan PBNU menyambut baik rekonsiliasi yang dilakukan para kiai sepuh Jawa Timur setelah pencoblosan pada 17 April 2019. Dia juga menjelaskan pondok pesantren dengan segenap jaringannya seperti santri dan alumni sudah bergerak untuk meredam gejolak di tataran santri, alumni dan masyarakat luas setelah Pilpres 2019.
“Pemilu sudah selesai, saatnya kembali lagi memikirkan umat dan saat ini para kiai juga telah bergerak mendinginkan suasana. Mereka telah mengumpulkan semua santri dan alumni untuk mendinginkan suasana,” tuturnya dalam keterangan resminya, Senin (22/4/2019).
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengemukakan kiai sepuh Jawa Timur baik itu yang sebelumnya mendukung 01 maupun 02, telah sepakat siapa pun yang menang dalam pemilihan presiden kali ini, adalah sosok yang dikehendaki rakyat.
Menurut dia, pilpres saat ini bukan tentang Jokowi-Ma\'ruf atau Prabowo-Sandi, melainkan tentang bagaimana membangun negara dengan penuh persatuan dan semangat kerja keras.
“Masyarakat sudah tidak ada lagi energi untuk berantem, jadi yang ada itu energi untuk bersatu membangun Indonesia. Jadi semangat rekonsiliasi ini yang harus terus didorong dan dijaga,” katanya.
Gus Ipul juga menjelaskan dalam waktu dekat akan ada pertemuan lagi dengan para kiai, ulama dan tokoh masyarakat di sejumlah daerah di Jawa Timur. Tujuannya yaitu untuk meredam semua amarah sisa pilpres 2019 kemarin.
Setelah ini akan ada lagi pertemuan kiai, ulama dan tokoh masyarakat yang fokus di daerah-daerah. Misalnya Matraman nanti akan digerakkan dari Ploso dan Lirboyo, kemudian wilayah Pantura akan digerakkan dari Langitan.
“Begitu juga tapal kuda dari Sidogiri dan lainnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai wakil menteri yang merangkap sebagai komisaris BUMN melanggar putusan MK
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)