Puluhan Kiai Jawa Timur Pendukung 01 & 02 Bertemu, Lupakan Dukungan di Pilpres 2019

Newswire
Newswire Jum'at, 19 April 2019 18:57 WIB
Puluhan Kiai Jawa Timur Pendukung 01 & 02 Bertemu, Lupakan Dukungan di Pilpres 2019

Para kiai berpengaruh di Jawa Timur sepakat melupakan dukungan di Pilpres 2019./suara.com

Harianjogja.com, SURABAYA—Puluhan kiai khos di Jawa Timur berkumpul di Rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Perumahan The Gayungsari, Surabaya, Jumat, (19/4/2019).

Mereka berkesepakat melupakan dukungannya yang telah diberikan kepada pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma\'ruf Amin dan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2010.

“Hari ini kiai-kiai berkumpul setelah kemarin proses pilihan presiden. Ibaratnya ini adalah melupakan 01-02 untuk bermusyawarah dalam menyikapi dinamika pascapilpres,” kata Gus Ipul, Sabtu (19/4/2019).

Pertemuan ini dihadiri para kiai berpengaruh di Jawa Timur seperti Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi; Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya KH Miftahul Ahyar; Pengasuh Pesantren Ploso Kediri, KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli; serta Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

Pertemuan kali ini merupakan kelanjutan pertemuan sebelum Pilpres pada 17 September 2018. Mereka juga menggelar persamuhan di Rumah Gus Ipul. Dari hasil pertemuan pertama itu, mereka sepakat bersama Mahfud MD, kemudian Yusuf Mansur untuk menggagas gerakan pilpres ceria.

Pertemuan kali ini sangat penting karena para kiai yang bertemu sebelumnya ada yang mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf dan ada yang mendukung Prabowo-Sandiaga. Mereka mengganggap proses dukung mendukung telah usai dan saatnya kini menatap ke depan demi keutuhan dan kemajuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Ikatan Gus Gus Indonesia, Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) yang juga ikut dalam pertemuan mengatakan ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan kali ini.

“Kami mendukung aparatur keamanan negara bertindak tegas untuk mengantisipasi segala bentuk kerawanan sosial dan potensi konflik horizontal di tengah masyarakat,” kata Gus Fahrur.

Berikut lima seruan Kiai Sepuh Jawa Timur yang dihasilkan dalam pertemuan kali ini:

  1. Bersyukur kehadirat Allah SWT atas terselenggaranya pemilu 2019 yang aman, tertib dan lancar dan bersedia menerima siapapun yang ditakdirkan Allah SWT untuk menjadi pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia atas dasar keputusan resmi KPU.
  2. Terima kasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab. Terima kasih juga kepada segenap aparat negara yang telah bertugas dengan baik.
  3. Menjaga suasana masyarakat yang aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah ummat, sesuai kaidah: Dar\'ul mafasid muqoddamun ala jalbil masholih.
  4. Bersabar menunggu dan mengawasi proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU secara profesional, adil dan amanah dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online