Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep menunaikan ibadah umrah, Senin (15/4/2019)./Biro Pers Sekretariat Presiden-Laily Rachev
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Jokowi memberi klarifikasi terkait sindiran kubu Prabowo yang diduga ditujukan ke Jokowi saat masuk Kakbah saat berada di Mekkah.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan tidak ada upaya permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Pemerintah Arab Saudi untuk masuk ke dalam bangunan Kakbah saat melaksanakan umrah di Makkah.
Moeldoko menganggap, tidak akan mungkin Jokowi memaksa pemimpin Arab Saudi, yakni Raja Salman bin Abdulaziz untuk bisa memasuki Kakbah saat melaksanakan umrah bersama keluarganya.
"Enggak lah kalau memaksa. Mana bisa sih negara dipaksa. Raja mana bisa dipaksa. Saya melihat keakraban dari Raja," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/4/2019).
Pernyataan Moeldoko itu disampaikan untuk menanggapi cuitan yang sempat diunggah politikus PKS Mardani Ali Sera di akun Twitter pribadinya, beberapa waktu lalu. Melalui cuitan itu, diduga Mardani sengaja ingin menyindir Jokowi yang mendapatkan kesempatan untuk memasuki Kakbah.
Moeldoko menceritakan Jokowi mendapat jamuan kenegaraan yang luar biasa, baik yang diberikan putra mahkota hingga Raja saat berada di Arab Saudi. Dalam jamuan kenegaraan itu, kata Moeldoko banyal hal yang dibahas di antaranya investasi, hingga alokasi kuota haji.
"Ini perlu diketahui, presiden diterima oleh Raja pada makan siang. Itu sebuah jamuan yang luar biasa. Betul-betul jamuan kenegaraan yang luar biasa. Dan yang saya dan Bu Menlu (Menteri Luar Negeri) heran, karena Raja banyak sekali bicara. Tidak seperti waktu di Indonesia dulu, satu dua kalimat. Namun, nyaris semua waktu menerima presiden, beliau banyak bicara tentang Indonesia. Saya juga bingung kenapa bisa tahu begitu banyak. Berikutnya pada saat dinner diterima putra mahkota. Dia lebih tahu lagi tentang Indonesia," ucap dia.
Mantan Panglima TNI itu menilai Jokowi dan rombongan yang berkesempatan masuk ke dalam saat umrah adalah bentuk apresiasi yang diberikan oleh Raja Salman kepada Jokowi yang merupakan kepala negara.
Jokowi, kata Moeldoko, juga merasa kaget kala mendapat pengawalan ketat saat umrah hingga masuk ke dalam Kakbah.
"Jadi kalau saya melihat bentuk apresiasi yang diberikan oleh raja. Enggak ada sama sekali paksaan karena sampai Pak Jokowi katakan "kenapa diberi jalan khusus. Merasa enggak enak hati"," kata Moeldoko menirukan perkataan Jokowi.
Kicauan Mardani pun banyak direspons netizen termasuk politikus karena dianggap kontrovesi. Akhirnya, Mardani Ali Sera melakukan klarifikasi terkait cuitannya soal \'memaksa masuk Kakbah demi elektabilitas\'.
Mardani Ali Sera berkicau cuitannya tersebut tidak bermaksud untuk menyindir siapa pun. Pun Mardani Ali Sera meminta maaf.
"Mohon maaf uda, tweet tanggal 14/4 tidak bermaksud nyindir siapapun dan tidak berhubungan dengan waktu yang akan datang. Hanya #KisahNegeriLawas atau #KisahNegeriJamanDulu, dimana orang-orang ingin terkenal melakukan berbagai hal, ada yang mengencingi zamzam, buka paksa pintu kakbah, dan lain-lain. #Lawas," kicau Mardani Ali Sera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men