Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Prabowo dalam Pidato Kebangsaan, di Hotel Po Semarang, Jumat (15/2/2019)./ Suara.com-Adam Iyasa
Harianjogja.com, JAKARTA-- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ternyata menyimpan banyak cerita selama hidupnya. Salah satunya, ia memiliki cita-cita mendirikan akademi perawat dan rumah sakit. Keinginan Prabowo itu ternyata tidak terlepas dari sosok Ibunda, Dora Marie Sigar yang berprofesi sebagai perawat.
Prabowo mengaku memiliki masalah emosional apabila diajak berbicara soal kesehatan. Hal tersebut dikarenakan Prabowo dibesarkan oleh seorang perawat yang tak lain ialah ibunya sendiri.
Cerita itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara dialog silahturahmi pasangan Capres dan Cawapres bersama komunitas kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (28/2/2019).
"Tugas panggilan saya dalam sisa hidup saya seandainya saya tidak di bidang politik, saya berniat mendirikan akademi perawat dan rumah sakit," kata Prabowo.
"Untuk menghormati ibu saya karena saya bisa begini karena ibu saya," Prabowo menambahkan.
Lebih jauh Prabowo mengatakan, dirinya sering diledek para ajudan-ajudannya karena \'kocar-kacir\' kalau dipanggil sang ibu. Hal tersebut lantaran Prabowo dikenal sebagai anak yang bandel dengan ibunya.
"Sampe ada jokes dari ajudan-ajudan saya, waktu saya jadi tentara ini komandan kita galaknya di sini, tapi kalau dipanggil ibunya lari-lari ketakutan. Saya kira setiap anak seperti itu ya," ujarnya.
Saat itu Prabowo sempat mengenang sosok Dora Marie Sigar yang ternyata bertemu dengan Ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo di rumah sakit. Kala itu Soemitro tengah dirawat dan harus dirawat Dora yang saat itu bertugas sebagai perawat.
Hal tersebut justru membuat Prabowo mengenang masa-masa mudanya. Dirinya mengaku pernah jatuh hati dengan perawat di rumah sakit.
"Saya juga pernah sakit waktu itu ya, sempat jatuh cinta juga dengan perawat, saya begitu sembuh kirim lagi ke daerah operasi jadi nggak sempet ketemu lagi perawat itu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.