Kebakaran Hutan Terbesar di Spanyol Paksa 1.200 Warga Mengungsi
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, MALANG--Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Malang dan sekitarnya pada Selasa (19/2/2019) dinihari sekitar pukul 02.30 WIB.
Kepala BMKG Karangkates Musripan mengatakan pusat gempa berada di 159 kilometer tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.
"Gempa ini bisa dirasakan hingga ke Kuta dan Nusa Dua, Bali dengan kekuatan II-III MMI. Tidak berpotensi tsunami," terangnya, melalui siaran tertulisnya.
Getaran gempa bahkan membuat sejumlah masyarakat Kota Malang sekitarnya terkejut. Salah seorang warga Malang, Adinda mengatakan gempa terasa cukup kencang dengan durasi hingga mencapai tujuh detik.
"Kerasa waktu lagi tiduran di kasur lampu goyang sendiri eh ternyata gempa. Cukup kuat hampir lima detik ada," ujarnya.
Warga lain Afian mengaku sekitar empat detik ia merasakan adanya getaran yang cukup kencang. "Cukup gencang getarannya hingga detik detik," terangnya.
Bahkan gempa terasa cukup kuat di Lumajang, Pusdalops BPBD Lumajang menyatakan di Randuagung, Lumajang gempa terasa cukup kuat dan lama. "Gempa dirasakan kuat di Randuagung, Senduro, Lumajang kota dan sekitarnya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Sistem buka tutup dan contraflow kembali berlaku di Simpang Tiga Piyungan hingga akhir Juli 2026 seiring proyek rigid beton dilanjutkan.
Kemenperin menilai lonjakan impor truk berpotensi menekan industri otomotif, investasi, utilisasi pabrik, dan penyerapan tenaga kerja
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran Rp17.940-Rp18.000 per dolar AS.
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.