Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Titip Pesan untuk Generasi Muda
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Calon Presiden dalam Pilpres 2019 Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Capres Prabowo Subianto di sela-sela pengambilan nomor urut pasangan calon untuk pemilihan Presiden 2019, di kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018)./Reuters-Darren Whiteside
Harianjogja.com, MAKASSAR-- Calon Presiden (Capres) Joko Widodo (Jokowi) dan Capres Prabowo Subianto bakal menjalani debal Pilpres pada 17 Februari 2019. Terkait hal tersebut, Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, debat digelar agar visi-misi tersampaikan dengan baik ke masyarakat seluruh Indonesia.
"Ya, pertama saya berharap betul, [capres] bisa menyampaikan visi misi programnya kepada masyarakat. Sehingga tujuan utama debat itu tercapai," kata Arief disela-sela gelaran Rakornas di Hotel Claro, Makassar, Selasa (12/2/2019).
"Saya ingin sampaikan bahwa masing-masing calon pasangan presiden dan calon wakil presiden, mengimbau juga kepada seluruh pemilih untuk bisa menyaksikan debat yang kedua," sambungnya.
Arief mengaku, KPU juga akan mensosialisasikan debat Pilpres kedua ke masyarakat Indonesia. "KPU juga tentu juga melakukan sosialisasi itu. Agar penyampaian atau pengenalan visi misi itu betul-betul diketahui dan pahami oleh pemilih dan mampu memnggunakannya untuk referensinya dia ketika dia menentukan pilihannya pada 17 April yang akan datang," katanya.
Diketahui, debat kedua akan digelar pada 17 Februari 2019 dengan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.