Pasal Penghinaan Presiden, Rieke: Kritik Bukan Tindak Pidana
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Basuki Tjahaja Purnama dan Puput Nastiti Devi. /Ist- Youtube Osotv
Harianjogja.com, JAKARTA--Meski kabar pernikahan sudah santer di masyarakat, tetapi Basuki Tjahaja Purnama atau BTP dan Puput belum pasti menikah pada 15 Febriari 2019. Hal ini dikatakan Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).
Djarot mengatakan, rencana pernikahan BTP atau yang sebelumnya akrab disapa Ahok dengan mantan Polisi Wanita (Polwan) itu merupakan murni urusan pribadinya. Tanggal pasti pernikahan BTP belum diketahui secara pasti.
"Aduh, itu masalah pribadi lah. Tanggal 15 Februari belum, belum fix," kata Djarot saat ditemui di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa.
Djarot memastikan BTP akan menikahi Puput. "Ya pasti menikah kalau jodoh," imbuh Djarot.
Djarot pun dipastikan akan menghadiri pesta pernikahan keduanya jika ia diundang. Sebagai seorang sahabat, ia akan menghadiri acara berbahagia itu. "Kalau diundang ya pasti datang, masa nggak datang. Kamu diundang juga datang apalagi teman dan sahabat pasti datang," pungkas Djarot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rieke Diah Pitaloka menilai putusan MK soal Pasal Penghinaan Presiden menjadi penyeimbang antara kehormatan pejabat dan kebebasan kritik.
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki