Veda Ega Start Posisi 21 di Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Artis ibu kota berinisial VA ditangkap aparat Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di sebuah hotel, diduga terlibat kasus prostitusi online./Suara.com-Achmad Ali
Harianjogja.com, SURABAYA - Muncikari berinisial S yang ditangkap Polda Jatim rupanya memiliki banyak anggota dari kalangan artis yang ia perjualbelikan kepada lelaki hidung belang.
Polda Jatim memamerkan foto-foto artis yang berpose seksi diduga terlibat dalam kasus prostitusi online. Bahkan dalam foto seksi tersebut dilengkapi dengan harganya untuk sekali kencan. Di mana tarifnya mulai Rp 25 juta sampai Rp 150 juta sekali kencan.
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan terdapat ribuan foto dan video dalam galeri muncikari S. Itu semua sebagai bukti tentang dimana orang-orang ini merupakan jaringan muncikari S, yang juga integrasi dengan muncikari lain.
"Masing-masing muncikari punya [anggota]. Namun paling besar milik Siska. Ada foto dan video, untuk foto sudah berapa kita ambil, ada ribuan. Nanti akan diidentifikasi. Dalam foto-foto ini ada harganya," terang Luki, Jumat (25/1/2019).
Menurut Luki, pihaknya sudah menanyakan dapat darimana foto tersebut kepada muncikari. Rupanya foto-foto itu ada yang dikirim langsung dan dari jaringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.