Sayembara Begal Jadi Polemik, Yusril Minta Patroli Ditingkatkan
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Kuasa hukum capres Joko Widodo dan Ma\'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra (kanan) mengunjungi narapidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir (tengah) di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat , Jumat (18/1/2019). /ANTARA FOTO-Yulius Satria Wijaya
Harianjogja.com, JAKARTA - Terpidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Baasyir merindukan bercengkerama dengan keluarga. Baasyir telah lama tidak berkumpul dengan keluarga karena mendekam di penjara.
Pengacara Abu Bakar Baasyir Mahendradatta mengatakan Ustaz Abu Bakar Baasyir akan memilih menghabiskan sisa umurnya untuk berkumpul dengan keluarga besar. Sesuai keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Jawa Barat, pekan ini, Baasyir akan tinggal di rumah ananknya di Solo, Jawa Tengah.
Menurutnya, Baasyir tak pernah lagi berkumpul lantaran cukup lama mendekam di penjara.
"Beliau ingin bercengkrama dengan keluarga besarnya. Sudah cukup lama beliau tidak bercengkrama dengan keluarga besarnya. Ini yang jadi tujuan utama beliau, mau bertemu keluarga," kata Mahendradatta saat ditemui wartawan di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (21/1/2019).
Pernyataan serupa juga diungkap putra Baasyir, Abdul Rahim. Ia mengaku Baasyir belum berfikir untuk kembali mengajar karena lebih memilih untuk berkumpul dengan keluarga setelah mendapatkan pembebasan bersyarat dari Presiden Joko Widodo.
Abdul menyebutkan, alasan lain Baasyir memilih berada di lingkungan keluarga besar karena kondisi fisiknya yang tidak lagi prima.
"Tidak. Karena kondisi sudah tua jadi ingin jaga kesehatan saja," ucapnya.
Rencana Baasyir akan tinggal di rumah anaknya di Solo pertama kali disampaian pengacara pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma\'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. Hal itu disampaikan Yusril setelah menemui Baasyir di Lapas Gunung Sindur pada Jumat (18/1/2019) pekan lalu.
"Setelah bebas, Baasyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.
Pembenahan tata kelola MBG diyakini menurunkan kebutuhan anggaran program seiring digitalisasi, validasi data, dan evaluasi manfaat ekonomi.
Presiden Prabowo menggelar ratas membahas program strategis perguruan tinggi. Pemerintah juga menegaskan URI tidak membawahi seluruh kampus.
Indomaret Peduli Berbagi bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Lomba Menggambar dan Mewarnai pada Senin (27/7/2026)