Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya. /suara.com-Agung Sandy Lesmana
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus Demokrat Andi Arief membela diri terkait cuitannya di Twitter yang meminta pihak terkait mengecek kabar surat suara sudah dicoblos sebanyak 7 kontainer. Cuitan itu dianggap hoaks dan berujung laporan polisi.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengaku sangat heran jika cuitan yang diunggah soal adanya temuan 7 kontainer berisi surat suara tercoblos berbuntut adanya pelaporan dirinya ke polisi.
Dia mengklaim jika kicauan yang diunggah ke Twitter pribadinya itu hanya untuk mengingatkan polisi untuk bertindak cepat menyelidiki kabar tersebut. Melalui cuitan terbarunya, Kamis (3/1/2019), Arief mengaku tak ada niatan untuk menyebar berita bohong alias hoaks di medsos.
"Kalau saya mengingatkan aparat supaya cepet bertindak malah dipolisikan lucu bener negeri ini. Bayangkan KPU yang sudah dari sore menerima info baru tergerak mengecek setelah tuit saya. Hoaks bisa terjadi kalau tidak ada kecepatan reaksi," tulisnya.
Melalui cuitannya itu, Andi juga menyebut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto buta huruf. Dia membantah ikut menyebarkan hoaks tersebut. Dia mengaku hanya meminta agar Komisi Pemilihan Umum untuk mengecek kabar yang sudah beredar luas di media sosial, Rabu (2/1/2019) kemarin.
"Hasto Sekjen PDIP buta huruf. Suruh baca tuit saya dengan jelas. Saya mengimbau supaya dicek. Karena isu itu sudah dari sore muncul. Bahkan Ketua KPU sendiri mengakui dia mendapat kabar dari sore. KPU bergerak setelah imbauan saya," tulisnya.
Terkait hoaks ini, Arief mengaku tak takut jika isu temuan 7 kontainer surat suara tercoblos yang disebarnya itu berbuntut kepada pelaporan ke kepolisian.
"Silahkan saja kalau saya mau dilaporkan, tinggal aparat hukum mau berpihak pada Hasto Sekjen PDIP yang buta huruf membaca tuit saya, atau berpihak pada saya yang ingin menyelamatkan pemilu supaya jurdil," tulisnya.
Sejak merebaknya hoaks itu, sejumlah pihak termasuk KPU, relawan pendukung capres petahana Joko Widodo dan Mendagri Tjahjo Kumolo membuat laporan ke Bareskrim Polri, hari ini.
Sebelumnya, beredar sebuah rekaman berisi suara laki-laki melalui pesan elektronik, WhatsApp. Dalam rekaman itu, lelaki tersebut memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar pasangan Joko Widodo atau Jokowi-Maruf Amin.
Dalam rekaman itu juga menyebutkan surat suara itu dikirim dari Cina dan sudah disita TNI AL.
Politisi Demokrat Andi Arief sempat menggegerkan warganet Twitter lantaran cuitannya yang memberikan kabar kalau ada tujuh kontainer mengangkut surat-surat yang telah dicoblos pada bagian gambar Jokowi-Maruf Amin. Tujuh kontainer itu berlabuh di dermaga Tanjung Priok. Namun, tak berselang lama, cuitan itu lalu dihapus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Lima armada Kopi Roro dari Danais DIY memperluas pemasaran kopi Menoreh Kulonprogo hingga pasar nasional dan global.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.