PSI Tegaskan Kader dan Pengurus Antipoligami

Newswire
Newswire Jum'at, 14 Desember 2018 21:03 WIB
PSI Tegaskan Kader dan Pengurus Antipoligami

Ketua Umum PSI Grace Natalie./Suara.com

Harianjogja.com, JAKARTA- Partai Solidaritas Indonesia menegaskan anti terhadap poligami.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Tsamara Amany mengklaim seluruh kader dan pengurus Partai PSI anti poligami. Mereka akan memperjuangkan undang-undang antipoligami.

PSI tidak akan berubah dengan sikap antipoligami meski ada calon anggota legislatifnya yang mengancam mundur karena sikap antipoligami itu. Caleg PSI yang mundur adalah Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Nadir Amir. Amir tak menyetujui program DPP PSI yang bakal memperjuangkan undang-undang antipoligami.

Tsamara menilai langkah Nadir Amir mundur sebagai langkah pribadi. Dia mengatakan kader akar rumput PDI seluruhnya mendukung anti poligami.

"Karena kita semuanya buttom up aspirasi dan lain-lain itu adalah buttom up aspirasi di bawah naik ke atas," ujar Tsamara kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Jumat (14/12/2018).

PSI tak takut kehilangan suara karena memiliki program yakni memperjuangan UU anti poligami. PSI menyuarakan UU antipoligami karena mendengarkan aspirasi yakni adanya penolakan poligami di kalangan perempuan.

"Ini isu sensitif yang selama ini nggak pernah disuarakan orang, membuka tabir yang selama ini jadi tabu. Kami hanya menyuarakan kegelisahan atau menyuarakan apa yang selama ini menjadi momok," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online