Xiaomi Bikin Kejutan: Servis Gratis Gadget Rusak Banjir, Ini Syaratnya
Xiaomi beri servis gratis untuk perangkat rusak akibat banjir di China, berlaku hingga 20 Juni 2026.
Meng Wanzhou/Ist-CTV News
Harianjogja.com, VANCOUVER-Pengadilan provinsi Kanada, yang mempertimbangkan pemberian jaminan kepada pejabat tinggi Huawei Technologies yang menghadapi kemungkinan ekstradisi ke Amerika Serikat, bersidang lagi pada Senin tanpa memutuskan nasib pejabat itu.
Para jaksa Amerika Serikat menginginkan Meng Wanzhou, yang memiliki jabatan kepala keuangan, diektradisi untuk menghadapi tuduhan menyesatkan bank multinasional mengenai kendali Huawei atas perusahaan yang bergerak di Iran, yang membuat bank berisiko melanggar sanksi AS dan akan terkena hukuman berat, kata dokumen.
Meng, 46 tahun, adalah puteri pendiri Huawei, ditangkap pada 1 Desember ketika akan berganti pesawat di Vancouver. Dalam pernyataan di bawah sumpah, ia mengatakan tidak bersalah dan akan menghadapi tuduhan terhadap dirinya di pengadilan jika dia diserahkan ke AS.
Hakim di pengadilan itu pada Senin mengatakan akan melanjutkan proses peradilan pada Selasa karena dia ingin mendengarkan lagi agar bertambah yakin akan isu tersebut, siapa yang mengambil tanggung jawab atas aksi Meng jika dia dibebaskan.
David Martin, pengacara Meng, yang mengatakan kepada pengadilan, alat-alat pengawasan berteknologi tinggi dan rincian keamanan 24-jam akan menjamin kliennya tidak melarikan diri dan mengusulkan uang jaminan sebesar 15 juta dolar Kanada (Rp16,9 miliar lebih), yang suaminya tawarkan sebagai jaminan.
Tetapi hakim dan penuntut umum mempertanyakan apakah suami Meng dapat melakukan hal tersebut sementara dia bukan warga British Columbia, tempat Vancouver berada, dan tidak akan menerima akibat jika istrinya melanggar syarat pemberian jaminan.
Meng tampak penuh kepercayaan diri di pengadilan Senin pagi, tersenyum dan memegang tangan pengacaranya. Tetapi pada siang hari ia tampak agak tegang, sering bergerak cepat sementara dia berbicara dengan para anggota tim hukumnya.
Ia berpendapat perlu dibebaskan karena dia menderita tekanan darah tinggi berat dan takut akan kesehatannya.
Huawei merupakan pemasok peralatan jejaring telekomunikasi terbesar dan pembuat telepon seluler cerdas terbesar kedua di dunia dengan pendapatan sekitar 92 miliar dolar AS tahun lalu. Tidak seperti perusahaan-perusahaan teknologi Tiongkok besar lainnya, Huawei banyak beroperasi di luar negeri.
Para pejabat AS menduga Huawei berusaha menggunakan bank-bank tersebut untuk memindahkan uang keluar Iran. Perusahaan-perusahaan dilarang menyalurkan barang dan jasa ke pihak-pihak yang terkena sanksi.
Huawei dan para pengacaranya mengatakan perusahaan itu bergerak sesuai dengan hukum, perundangan-undangan, sanksi yang diberlakukan AS dan pihak lain, dan menghormatinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Xiaomi beri servis gratis untuk perangkat rusak akibat banjir di China, berlaku hingga 20 Juni 2026.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.