Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP Ungkap Alasan
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Meng Wanzhou/Ist-CTV News
Harianjogja.com, VANCOUVER-Pengadilan provinsi Kanada, yang mempertimbangkan pemberian jaminan kepada pejabat tinggi Huawei Technologies yang menghadapi kemungkinan ekstradisi ke Amerika Serikat, bersidang lagi pada Senin tanpa memutuskan nasib pejabat itu.
Para jaksa Amerika Serikat menginginkan Meng Wanzhou, yang memiliki jabatan kepala keuangan, diektradisi untuk menghadapi tuduhan menyesatkan bank multinasional mengenai kendali Huawei atas perusahaan yang bergerak di Iran, yang membuat bank berisiko melanggar sanksi AS dan akan terkena hukuman berat, kata dokumen.
Meng, 46 tahun, adalah puteri pendiri Huawei, ditangkap pada 1 Desember ketika akan berganti pesawat di Vancouver. Dalam pernyataan di bawah sumpah, ia mengatakan tidak bersalah dan akan menghadapi tuduhan terhadap dirinya di pengadilan jika dia diserahkan ke AS.
Hakim di pengadilan itu pada Senin mengatakan akan melanjutkan proses peradilan pada Selasa karena dia ingin mendengarkan lagi agar bertambah yakin akan isu tersebut, siapa yang mengambil tanggung jawab atas aksi Meng jika dia dibebaskan.
David Martin, pengacara Meng, yang mengatakan kepada pengadilan, alat-alat pengawasan berteknologi tinggi dan rincian keamanan 24-jam akan menjamin kliennya tidak melarikan diri dan mengusulkan uang jaminan sebesar 15 juta dolar Kanada (Rp16,9 miliar lebih), yang suaminya tawarkan sebagai jaminan.
Tetapi hakim dan penuntut umum mempertanyakan apakah suami Meng dapat melakukan hal tersebut sementara dia bukan warga British Columbia, tempat Vancouver berada, dan tidak akan menerima akibat jika istrinya melanggar syarat pemberian jaminan.
Meng tampak penuh kepercayaan diri di pengadilan Senin pagi, tersenyum dan memegang tangan pengacaranya. Tetapi pada siang hari ia tampak agak tegang, sering bergerak cepat sementara dia berbicara dengan para anggota tim hukumnya.
Ia berpendapat perlu dibebaskan karena dia menderita tekanan darah tinggi berat dan takut akan kesehatannya.
Huawei merupakan pemasok peralatan jejaring telekomunikasi terbesar dan pembuat telepon seluler cerdas terbesar kedua di dunia dengan pendapatan sekitar 92 miliar dolar AS tahun lalu. Tidak seperti perusahaan-perusahaan teknologi Tiongkok besar lainnya, Huawei banyak beroperasi di luar negeri.
Para pejabat AS menduga Huawei berusaha menggunakan bank-bank tersebut untuk memindahkan uang keluar Iran. Perusahaan-perusahaan dilarang menyalurkan barang dan jasa ke pihak-pihak yang terkena sanksi.
Huawei dan para pengacaranya mengatakan perusahaan itu bergerak sesuai dengan hukum, perundangan-undangan, sanksi yang diberlakukan AS dan pihak lain, dan menghormatinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower