Profil Pemilik Sefas Group, Akuisisi 100 Perse n SPBU Shell Indonesia
Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell Indonesia. Simak profil pemilik dan rekam jejak bisnis Sefas selama hampir 30 tahun.
Habib Bahar bin Smith/Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA – Kubu Jokowi menanggapi kasus penghinaan presiden yang diduga dilakukan kader FPI Habib Bahar bin Smith.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menyayangkan sikap Habib Muhammad Bahar bin Smith yang dianggap menghina Presiden Jokowi dalam ceramahnya.
Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, mengaku prihatin atas perilaku Habib yang mengeluarkan kata-kata tak etis dalam ceramahnya.
“Tak pantas seorang yang mengaku Habib mengeluarkan kata-kata yang tak etis dengan menyebut Presiden banci, haid, buka celana, dan lain-lain,” kata Ace kepada wartawan, Jumat (30/11/2018).
Ia menjelaskan, memang setiap warga negara Indonesia berhak untuk mengkritik Presiden. Tetapi, ia mengimbau, kritik itu sebaiknya dilontarkan menggunakan bahasa yang sopan.
“Tetapi, menggunakan kata-kata yang tak etis dan tak sopan bukan akhlakul karimah yang diajarkan Nabi Muhammad saw,” jelasnya.
“Apalagi hal itu dilontarkan oleh seseorang yang mengaku keturunan nabi, seorang habib,” tambahnya.
Terkait adanya pihak yang melaporkan Habib Muhammad Bahar bin Smith ke polisi, Ace mengatakan, TKN Jokowi-Ma’ruf mendukung proses hukum terhadapnya.
“Jika ada yang melaporkan tentu kami mendukung untuk diproses secara hukum. Negara ini merupakan negara hukum. Tentu laporan itu harus disertai dengan bukti yang kuat,” tandasnya.
Sekadar diketahui, Habib Bahar bin Smith kembali membuat heboh lantaran isi ceramahnya dianggap menghina Presiden Jokowi hingga akhirnya berbuah laporan ke polisi.
Adapun pidato Habib Bahar bin Smith yang dipersoalkan adalah saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Batu Ceper, Tangerang, pada 17 November 2018. Dalam video berdurasi 60 detik itu, Habib Bahar dianggap menghina karena menyebut Jokowi sebagai banci sehingga masyarakat pun melaporkannya ke polisi.
“Kalau kamu ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu,” ucap Habib Bahar dalam video tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell Indonesia. Simak profil pemilik dan rekam jejak bisnis Sefas selama hampir 30 tahun.
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan. Total lahan terbakar mencapai 1.006,67 hektare.
TNI AU melakukan water bombing untuk memadamkan karhutla di Palembang. Kabut asap juga membuat dua penerbangan Jakarta-Jambi dialihkan.
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.