Advertisement

Dahnil Anzar Ungkap Tanda Tangannya di Kemah Pemuda Islam Di-scan

Newswire
Jum'at, 30 November 2018 - 12:17 WIB
Nina Atmasari
Dahnil Anzar Ungkap Tanda Tangannya di Kemah Pemuda Islam Di-scan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak saat hendak meninggalkan Sportorium UMY seusai menghadiri acara pemilihan ketua umum Pemuda Muhammadiyah yang baru, Rabu (28/11/2018). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan klarifikasi terkait tanda tangannya dalam kegiatan Kemah Pemuda Islam. Ia menyebut tanda tangannya dalam adalah bentuk pindai atau scan.

"Kalau kemudian ada tanda tangan saya di situ terang bukan tanda tangan saya tapi 'scan' yang saya tidak tahu peruntukannya buat apa. Jadi terkait dengan misalnya laporan keuangan, laporan kegiatan, saya sama sekali tidak tahu," kata dia mengutip Antara, Jumat (30/11/2018).

"Tetapi yang menyakitkan seolah-olah kemudian menuduh saya, dan saya tidak tahu ada pola 'character assassination' [pembunuhan karakter] apa yang sedang dilakukan, karena yang jelas sejak awal saya tidak terlibat langsung secara teknis kegiatan itu," katanya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Ia mengklaim bahwa dirinya tidak terlibat dalam kepengurusan secara teknis kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam yang dipermasalahkan karena diduga ada penyimpangan dana.

"Saya pikir begini ya, terkait dana kemah itu sejak awal saya menyampaikan kalau saya tidak terkait sama sekali, itu pertama, saya tidak terlibat dalam kepengurusan teknis kegiatan itu," kata Dahnil.

Dahnil mengatakan, karena tidak terlibat dalam kepengurusan teknis kegiatan dengan peserta dari Kokam dan GP Ansor yang diinisiasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi itu, maka jika ada tanda tangan dari dirinya, maka bukan tanda tangan asli.

Dengan demikian, kata Dahnil, hal yang berkaitan dengan kepanitiaan kegiatan kemah pemuda tersebut akan dijelaskan oleh pengurus PP Pemuda Muhammadiyah saat itu memang menjadi panitia kegiatan yang dianggarkan sebesar Rp2 miliar di pihak Pemuda Muhammadiyah.

"Ada Abdurahman Syahputra, Virgo Sulianto dan sebagainya, mereka yang tahu persis terkait dengan itu, saya juga kaget kemudian tiba-tiba saya dikaitkan, bahkan sorotan utamanya seolah-olah saya dan bukan kegiatan Pemuda Muhammadiyah," katanya.

Disinggung tentang pengembalian dana sebesar Rp2 miliar ke Kemenpora, Dahnil mengatakan, bahwa sudah dijelaskan kalau bukan dirinya yang mengembalikan, akan tetapi panitia kegiatan yang mengembalikan dalam bentuk cek ke Kemenpora, selaku institusi yang mendanai.

Advertisement

"Yang jelas saya silahkan saja aparatur hukum melakukan proses hukum, tapi kemudian saya tentu berharap berhenti melakukan 'character assassination' seolah-olah saya pelakunya, karena sejak awal saya tidak paham betul terkait dengan itu," katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Kualitas Air Sungai di Jogja Semakin Buruk

Jogja
| Kamis, 29 September 2022, 12:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement