Investor Mengantre, Pemerintah Siapkan Perluasan KEK Kendal-Batang
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan./Reuters
Harianjogja.com, ISTANBUL-Tujuh tentara Turki gugur dan 25 menderita luka-luka dalam ledakan gudang persenjataan di Provinsi Hakkari, di bagian tenggara negara itu, kata Presiden Tayyip Erdogan pada Sabtu.
Ledakan tersebut terjadi di pangkalan di kawasan Semdini Hakkari dekat perbatasan dengan Iran dan Irak, kata kantor gubernur Hakkari dalam pernyataan.
"Sebanyak tujuh prajurit gugur sebagai syuhada dan 25 luka-luka akibat ledakan itu," kata Erdogan menjelang keberangkatan ke Prancis untuk menghadiri acara terkait ulang tahun ke-100 berakhirnya Perang Dunia Satu. Para pejabat memeriksa tempat ledakan tersebut, katanya.
Kementerian Pertahanan mengatakan pada Jumat bahwa 25 prajurit luka-luka dalam insiden itu.
Beberapa bulan belakangan Turki telah melancarkan serangan-serangan udara atas pangkalan-pangkalan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di bagian utara Irak, khususnya bentengnya di pegunungan Qadil, tempat Ankara juga mengancam akan melancarkan ofensif darat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.