Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Megawati Soekarno Putri saat mendapat penghargaan. /Harian Jogja-Bayu Septianto
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri pernah menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).
Di hari pahlawan ini, Megawati mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement Bhakti Teratai Putra Indonesia dari Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia.
Penghargaan ini diberikan atas jasa-jasa Megawati yang pernah menjadi anggota Paskibraka pada peringatan detik-detik proklamasi tahun 1964. Megawati saat itu masih duduk di bangku SMA Perguruan Tjikini.
Dalam pidato kebangsaannya, Megawati mengaku tak mau disebut sebagai purna paskibraka. Hal ini karena ia merasa tak pernah pensiun menjadi seorang Paskibraka.
"Saya sebenarnya ketika disebut purna agak terganggu, kok kayak pensiunan yah. Tapi sebenarnya kita enggak pernah pensiun," ucap Megawati yang disambut gelak tawa tamu yang hadir di Balai Sarbini, Jalan Jenderal Sudirman, Semanggi, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018).
Puteri Proklamator RI, Soekarno itu mengatakan menjadi Paskibraka adalah suatu kewajiban sepanjang hayat, tak hanya sekadar simbolis saja saat peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.
Apalagi, lanjut Megawati setiap anggota Paskibraka pasti pernah mencium bendera pusaka merah putih. Hal ini menandakan setiap Paskibraka telah disumpah untuk mencintai Indonesia selamanya.
"Mencium bendera, itu sumpah kita kepada Indonesia Raya, jadi bagaimana disebut purna yah?" kata Megawati.
Dalam acara ini, Megawati mengenakan batik warna cokelat. Sejumlah elit PDIP terlihat hadir yakni Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Djarot tampak mendampingi Megawati, baik saat duduk maupun saat mengantarkan Megawati menuju podium untuk menyampaikan pidatonya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.