Putusan MK Diikuti, MBG Dipisah dari Anggaran Pendidikan di APBN 2028
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
Jamal Kashoggi./AP
Harianjogja.com, JAKARTA- Tersangka yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis kritis Jamal Khashoggi diduga dekat pemerintah Arab Saudi.
Sejumlah tersangka dalam kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi di Istanbul, Turki, memiliki hubungan dengan Putra Mahkota Mohammad bin Salman.
"The New York Times telah mengkonfirmasi secara independen, bahwa sembilan dari 15 tersangka yang diidentifikasi oleh otoritas Turki bekerja untuk dinas keamanan, militer, dan kementerian Saudi," tulis New York Times yang dikutip Anadolu Agency, mengacu pada kasus hilangnya Jamal Khashoggi setelah dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
"Pejabat Turki" mengungkapkan pada NY Times, bahwa salah satu tersangka adalah orang yang kerap mendampingi putra mahkota, termasuk selama kunjungannya ke Paris, Madrid, Houston, Boston, dan PBB.
Harian tersebut juga menerbitkan foto-foto saat tersangka itu berada dalam rombongan Salman.
Tiga tersangka lainnya adalah staf keamanan Salman. Seorang tersangka lainnya disebut-sebut sebagai ahli forensik di Kementerian Dalam Negeri Saudi.
Khashoggi diduga tewas dibunuh setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul.
Pada hari yang sama saat Khashoggi terlihat memasuki gedung konsulat, 15 warga Saudi—termasuk beberapa pejabat—tiba di Turki menumpangi dua pesawat dan menyambangi konsulat.
Hingga saat ini, Otoritas Saudi belum memberikan penjelasan tentang apa yang terjadi pada Khashoggi. Sementara beberapa negara—Turki, AS, dan, Inggris—mendesak agar masalah ini segera diusut.
"Pejabat Turki mengatakan mereka memiliki bukti bahwa 15 pejabat Saudi terbang ke Istanbul pada 2 Oktober untuk membunuh Khashoggi, memotong-motong badannya memakai gergaji yang sengaja mereka bawa, dan meninggalkan Istanbul pada hari yang sama," ungkap NY Times.
"Sejumlah catatan juga menunjukkan bahwa dua jet pribadi—yang disewa oleh perusahaan Saudi yang memiliki hubungan dekat dengan putra mahkota Saudi dan Kementerian Dalam Negeri Saudi—tiba dan meninggalkan Istanbul di hari yang sama dengan hilangnya Khashoggi," tambah harian itu.
Identitas kelima tersangka dalam kasus hilangnya Jamal Khashoggi disebutkan oleh New York Times.
Maher Abdulaziz Mutreb adalah seorang diplomat yang bekerja di Kedubes Saudi di London. Dia beberapa kali mendampingi putra mahkota, kemungkinan sebagai body guard.
Abdulaziz Mohammed al-Hawsawi, salah satu anggota staf keamanan Salman dan keluarga kerajaan, juga diidentifikasi sebagai tersangka kedua.
Tersangka ketiga bernama Thaar Ghaleb al-Harbi. Tahun lalu, dia dipromosikan sebagai letnan di jajaran pengawal kerajaan Saudi karena pengabdiannya dalam melindungi istana Mohammed di Jeddah.
Sementara itu, Muhammed Saad Alzahrani, adalah anggota pengawal kerajaan.
Salah al-Tubaigy, seorang dokter forensik dan ahli autopsi, diidentifikasi sebagai tersangka kelima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.
DPUPRKP Gunungkidul mengajukan bantuan Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp84 miliar ke Pemerintah Pusat untuk perbaikan 2 ruas jalan yang dimiliki.
Jadwal pendaftaran CPNS 2026 masih dinantikan. BKN ingatkan hoaks seleksi ASN. Simak estimasi timeline dan imbauan resmi di sini.
Generasi emas Singapura telah berlalu. Kini The Lions bangkit di bawah Gavin Lee. Indonesia harus waspada di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).
Studi Annals of Internal Medicine ungkap kurang tidur 1,5 jam sebabkan kenaikan berat badan dan gangguan metabolisme. Ini cara memulihkannya.
Investigasi Reuters mengungkap dugaan penggunaan model AI OpenAI dan Anthropic untuk melatih sistem AI lokal yang dikembangkan institusi berafiliasi militer Chi