KKP Akan Cabut Izin KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan ABK
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, TULUNGAGUNG-Keluarga korban bencana gempa di Kota Palu, Sulteng yang berada di Tulungagung, Jawa Timur, berharap pencarian para korban yang masih hilang bisa terus dilanjutkan.
"Semoga pencarian para korban terus dilakukan sampai ketemu," kata Supeni, salah seorang keluarga korban gempa Palu di Tulungagung, Kamis (11/10/2018).
Anak Supeni, Hera Bhakti Sulistya (29) sampai saat ini masih hilang.
Pemuda asal Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu itu dilaporkan ikut hilang tersapu tsunami yang menghempas pesisir Kota Palu, Jumat, (28/9/2018) petang.
Terdapat tiga warga Tulungagung yang bekerja di kapal tersebut.
Satu di antaranya bernama Lukman, sudah ditemukan dalam kondisi sehat.
Sedangkan dua korban lain, yakni Hera dan Prila masih belum ditemukan hingga saat ini.
Saat kejadian, tutur Supeni, Hera yang menjadi salah satu anak buah kapal (ABK) Tugboat Armada II tengah sandar di Pelabuhan Palu.
Berita hilangnya Hera dan crew ABK Tugboat Armada II dikonfirmasikan induk perusahaan Hera ke keluarganya di Tulungagung, sehari pascagempa disertai tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulteng.
"Kami akan menggelar doa bersama bagi keselamatan Hera Bhakti Sulistya. Saya yakin Hera masih hidup hanya belum ditemukan saja," ujarnya.
Korban diketahui baru bekerja di kapal tersebut setahun terakhir.
Pihak perusahaan sudah menghubungi keluarga mengabarkan kejadian bencana tersebut.
Namun hingga saat ini PT Maluku Transitmen yang berpusat di Ambon ini, belum menghubungi kembali keluarga untuk membahas santunan.
"Belum ada pembahasan apapun terkait santunan, namun mereka sempat menawari keluarga untuk menyusul ke Palu, namun belum kami ambil karena beberapa pertimbangan," ujarnya.
Pihak keluarga menilai pemerintah sudah berusaha maksimal untuk melakukan proses evakuasi dan pencarian korban. Mereka juga menyadari bahwa proses pemulihan pascaterjadinya bencana memerlukan waktu yang juga tidak lama.
"Namun kami juga berharap proses evakuasi dan pencarian akan tetap dilakukan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali ke timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.
Prakiraan cuaca BMKG Senin didominasi hujan ringan dan berawan, dengan potensi gelombang 4 meter serta banjir rob.
HUT TNI ke-81, Prabowo memimpin upacara dan meresmikan 6 Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif TP serta sejumlah satuan baru.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.