IHSG Berpeluang Tembus 6.000, Ini Pendorongnya
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
Sejumlah kerusakan akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/9/2018)./ANTARA FOTO/BNPB
Harianjogja.com, JAKARTA-Pascagempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga siang ini tercatat ada 384 korban meninggal dunia.
"Korban meninggal 384 meninggal dunia tersebar di rumah sakit," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dikantornya, Jakarta, Sabtu (29/9/2018).
Sutopo menyatakan, data korban itu merupakan disebabkan oleh bencana alam gempa bumi dan tsunami. Angka itu hanya berasal dari Kota Palu.
Sementara itu, Kabupaten Donggala, BNPB masih belum mendapatkan data korban. Mengingat, jaringan komunikasi masih lumpuh.
"Disebabkan genpa dan tsunami ini hanya tercatat di Kota Palu, Donggala belum," tutur Sutopo.
Petugas gabungan masih banyak menemukan jasad-jasad korban yang tewas akibat gempa bumi dan tsunami di Pantai Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.
Google mulai menutup Android! Pengembang custom ROM resah karena kode sumber Pixel di AOSP Android 16 tak lagi dibagikan. Simak dampak dan masa depannya di sini
FBI sita 600+ drone ilegal di Piala Dunia 2026. Miami terbanyak, pelanggar ancam denda Rp1,6 M. Regulasi drone AS terancam diperketat.
Bansos PKH & BPNT tahap 3 (Juli-September) belum cair. Status penerima bisa berubah. Cek jadwal, nominal, dan cara cek NIK secara resmi di sini.
Prediksi Argentina vs Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026: Messi vs Salah. Statistik tunjukkan Argentina lebih produktif, Mesir lebih kolektif.