Peluang Korea Selatan Lolos Masih Terbuka, Selisih Gol Jadi Penentu
Korea Selatan masih berpeluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai peringkat ketiga terbaik. Selisih gol minus satu menjadi modal
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, JOGJA—Dua gempa bumi kuat yang terjadi hanya dalam selang waktu 39 detik mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) sore waktu setempat, menyebabkan kerusakan besar di ibu kota Caracas dan sejumlah wilayah lainnya. Hingga Kamis (25/6/2026) malam, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 188 orang, sementara 1.520 orang mengalami luka-luka dan 157 orang masih dinyatakan hilang.
Proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di berbagai lokasi terdampak. Otoritas setempat memperkirakan jumlah korban dapat terus bertambah mengingat masih banyak bangunan runtuh yang belum sepenuhnya diperiksa oleh tim penyelamat.
Gempa pertama berkekuatan Magnitudo 7,2 terjadi di dekat Kota San Felipe, ibu kota Negara Bagian Yaracuy, pada pukul 18.04 waktu setempat. Tidak sampai satu menit kemudian, gempa kedua yang lebih kuat dengan Magnitudo 7,5 mengguncang wilayah tenggara Yumare.
Guncangan kedua tersebut tercatat sebagai gempa terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah Venezuela dan menjadi yang paling kuat dalam kurun lebih dari satu abad terakhir.
Di Caracas, kepanikan melanda warga ketika bangunan-bangunan tinggi mulai berguncang hebat. Salah satu kerusakan paling parah terjadi di kompleks permukiman Petunia, kawasan Los Palos Grandes, setelah sebuah gedung apartemen setinggi 22 lantai ambruk.
Tim penyelamat masih berupaya mencari korban yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Sejumlah keluarga terlihat berkumpul di sekitar lokasi sambil menunggu kabar anggota keluarga mereka yang belum ditemukan.
Warga Caracas berhamburan keluar dari rumah, apartemen, pusat perbelanjaan, hingga gedung perkantoran sesaat setelah guncangan terjadi. Banyak bangunan mengalami retak serius dan sebagian mengalami keruntuhan parsial.
“Tangga terlepas, seluruh dinding retak. Benda-benda berjatuhan dari langit-langit. Sangat mengerikan,” kata Odalis Escalona, pegawai bank berusia 54 tahun seperri dikutip dari NBC, Jumat (26/6/2026).
Kerusakan infrastruktur dilaporkan meluas di sejumlah wilayah. Negara Bagian La Guaira, Trujillo, Carabobo, dan Miranda menjadi daerah yang mengalami dampak paling parah.
Foto dan video dari lokasi menunjukkan bangunan runtuh, jalan raya retak, serta sejumlah fasilitas publik yang mengalami kerusakan berat. Beberapa kawasan juga dilaporkan mengalami gangguan listrik dan komunikasi.
Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menetapkan status darurat nasional untuk mempercepat mobilisasi sumber daya dan bantuan kemanusiaan.
“Kami telah secara resmi memberlakukan status darurat nasional untuk merampingkan sumber daya penyelamatan,” ujar Rodríguez dalam pidato yang disiarkan secara nasional.
Pemerintah juga menutup Bandara Internasional Simón Bolívar di Maiquetia untuk waktu yang belum ditentukan akibat kerusakan fasilitas. Selain itu, layanan kereta api dihentikan sementara dan seluruh kegiatan belajar mengajar diliburkan di sejumlah wilayah terdampak.
Di tengah situasi darurat tersebut, bantuan internasional mulai berdatangan. Sejumlah negara di kawasan Amerika Latin menyampaikan dukungan dan menawarkan bantuan kemanusiaan, termasuk Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Ekuador, El Salvador, Meksiko, Panama, dan Uruguay.
Amerika Serikat juga menyatakan kesiapan mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan, bantuan medis, serta dukungan logistik untuk membantu penanganan bencana.
Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan pemerintahnya siap memberikan respons cepat terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi.
“Respons AS akan besar, cepat, dan efektif,” ujarnya.
Sementara itu, lembaga geologi Amerika Serikat memperingatkan bahwa dampak bencana berpotensi jauh lebih besar dibandingkan data awal yang tersedia saat ini. Berdasarkan analisis kerusakan dan kepadatan penduduk di wilayah terdampak, jumlah korban jiwa masih berpotensi meningkat secara signifikan.
Selain korban meninggal dan luka-luka, puluhan ribu warga diperkirakan membutuhkan bantuan darurat berupa tempat tinggal sementara, makanan, air bersih, serta layanan kesehatan. Otoritas Venezuela kini berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang masih tertimbun reruntuhan dan memulihkan layanan dasar di wilayah terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korea Selatan masih berpeluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai peringkat ketiga terbaik. Selisih gol minus satu menjadi modal
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.