Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan sebuah bangunan di Caracas, Venezuela, Kamis (25/6/2026). Menurut penjabat Presiden Delcy Rodriguez, sedikitnya 32 orang tewas dan lebih dari 700 luka-luka setelah dua gempa bumi bermagnitudo 7,1 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu malam (23/6) waktu setempat. ANTARA FOTO/Xinhua/Marcos Salgado/nym
Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang wilayah utara Venezuela dan memicu kerusakan luas, terutama di ibu kota Caracas. Bencana ini bahkan diperkirakan berpotensi menelan korban jiwa dalam jumlah sangat besar.
Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua gempa kuat terjadi pada Rabu dengan magnitudo masing-masing 7,2 dan 7,5. Episentrum gempa berada di wilayah pesisir dekat Moron dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, sehingga guncangannya terasa sangat kuat di permukaan.
Getaran hebat tersebut menyebabkan sejumlah bangunan runtuh di Caracas. Laporan awal dari lapangan menyebutkan kerusakan terjadi di berbagai kawasan permukiman, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi.
USGS memperkirakan dampak gempa ini sangat serius. Dalam skenario terburuk, jumlah korban tewas diprediksi bisa mencapai antara 10.000 hingga 100.000 orang, mengingat kekuatan gempa dan tingkat kerentanan infrastruktur di wilayah terdampak.
Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini sedikitnya 32 orang meninggal dunia dan lebih dari 700 lainnya mengalami luka-luka. Namun, angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring proses evakuasi dan pencarian korban.
Pemerintah Venezuela langsung menetapkan status keadaan darurat nasional. Tim pencarian dan penyelamatan dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa,” ujar Presiden Rodriguez, seperti dikutip dari laporan media setempat.
Selain Caracas, kerusakan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Miranda, La Guaira, Aragua, Carabobo, hingga Falcon. Infrastruktur publik dan bangunan tempat tinggal dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Situasi diperburuk dengan potensi gempa susulan. Ketua Perhimpunan Geologi Venezuela, Feliciano de Santis, memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa lanjutan berkekuatan sekitar magnitudo 5 dalam beberapa hari ke depan.
Media lokal juga melaporkan bahwa gempa susulan dengan intensitas lebih kecil masih mungkin terus terjadi setelah gempa utama, sehingga warga diminta tetap waspada.
Hingga kini, proses evakuasi masih terus berlangsung di tengah keterbatasan akses dan kerusakan infrastruktur. Pemerintah bersama tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang selamat di antara puing-puing bangunan yang runtuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.