Konflik Ugimba, Koops TNI Habema Evakuasi Warga dengan Helikopter
Koops TNI Habema mengevakuasi warga dari Distrik Ugimba, Intan Jaya, Papua Tengah, menggunakan dua helikopter Bell di tengah konflik.
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, SEMARANG-Jika memenangi Pemilihan Presiden 2019, pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno akan memberikan biaya kesehatan yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
"Kita secara tegas akan hadirkan biaya kesehatan yang terjangkau untuk masyarakat," kata Cawapres Sandiaga usai bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah di Semarang, Senin (24/9/2018).
Menurut dia, ada hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait dengan pengelolaan dan pembiayaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik.
"Kita melihat ada pengelolaan yang harus diperbaiki kedepan, biaya kesehatan itu jangan sampai membebani masyarakat dan rumah sakit. Insya Allah di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandiaga berkomitmen membenahi BPJS, sistemnya sudah bagus, penghematannya juga," ujarnya didampingi Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan.
Cawapres Sandiaga menyoroti tunggakan BPJS Kesehatan di sejumlah rumah sakit, terutama yang dikelola PW Muhammadiyah Jateng.
Ketua PW Muhammadiyah Jateng Tafsir menyebutkan terdapat tunggakan BPJS Kesehatan sekitar Rp300 miliar di 32 rumah sakit milik Muhammadiyah di Jateng.
"[Kita akan pikirkan] bagaimana caranya jangan sampai \'cash flow\' atau dana tunai di rumah sakit itu minim sehingga tidak bisa membeli obat dan membayar gaji, itu yang paling utama," katanya.
Terkait dengan kunjungan silaturahimnya di PW Muhammadiyah Jateng, Cawapres Sandiaga menegaskan bahwa Muhammadiyah harus netral pada Pilpres 2019.
Pasangan Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diusung empat partai politik yaitu Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Koops TNI Habema mengevakuasi warga dari Distrik Ugimba, Intan Jaya, Papua Tengah, menggunakan dua helikopter Bell di tengah konflik.
Pemerintah menyiapkan water bombing, helikopter, pesawat, hingga modifikasi cuaca untuk menghadapi karhutla Bromo di tengah El Nino.
Polda Metro Jaya menaikkan kasus kematian Sutrimo ke penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah pada Rabu (12/8/2026).
Polda Metro Jaya memeriksa Bigmo terkait dugaan promosi likuid vape bersama anak. Simak kasus dan aturan iklan rokok elektronik.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Potensi produksi nanas yang cukup melimpah di sekitar Desa Lembeng, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menjadi peluang