Fajar/Fikri Back to Back Juara China Open usai Menang Dramatis
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah akan melaksanakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seluruh proses seleksi akan bebas dari kecurangan. Termasuk dalam proses administrasi yang mana pemeriksaannya dilakukan oleh verifikator masing-masing Kementerian dan Lembaga dan Pemerintah Daerah.
Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, pihaknya menjamin proses seleksi administrasi juga akan berlangsung jujur dan adil. Sebab, BKN juga memiliki sistem yang dikhususkan untuk memantau verifikator.
"Akan ada pengecekan lagi administratornya. Jadi ketahuan verifikatornya siapa juga ketahuan. Ini untuk investasi asing lebih lanjut jika diperlukan," ujarnya kepada Okezone, Jumat (21/9/2018).
Jika ditemukan sebuah kejanggalan, maka BKN akan melakukan investigasi lebih lanjut. Artinya, verifikator juga tidak bisa sewenang-wenang untuk memberikan nilai atau bahkan bermain mata ketika seleksi administrasi berlangsung.
"Itu yang akan terjadi di daerah kita memberikan wewenang kepada daerah. Tapi kita juga tahu bagaimana menggali mereka spend of controlnya benar benar kami jaga," jelasnya.
Selain itu lanjut Ridwan, para pelamar juga tidak perlu khawatir akan ada kecurangan. Sebab hasil tes seleksi administrasi beserta alasannya (jika tidak lolos) akan di publish di portal SSCN.
"Saya sampaikan beberapa kali pada saat selesai administrasi keluar hasilnya dan muncul lolos atau tidak," ucapnya.
Selain itu, BKN juga tidak tinggal diam dan akan melakukan pengecekan kembali adminstrasi dari para pelamar. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya kecurangan kecurangan khususnya di Pemerintah Daerah.
"Di awal dan di akhir pengecekan administrasi saat pemberkasan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.