Jokowi Tanggapi Hasil Ijtima Ulama 2: Silakan, Nggak Dilarang

Newswire
Newswire Senin, 17 September 2018 21:54 WIB
Jokowi Tanggapi Hasil Ijtima Ulama 2: Silakan, Nggak Dilarang

Joko Widodo, Ilustrasi./Bisnis Indonesia-Husein P

Harianjogja.com, JAKARTA- Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara terkait kelompok Ijtima Ulama II yang mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno di Pilpres 2019.

Menurut Jokowi, dukungan untuk salah satu pasangan calon yang akan berlaga di Pilpres 2019 merupakan hal yang wajar.

"Indonesia negara demokrasi. Sering saya sampaikan ada satu kelompok pendukung Prabowo, kelompok lain dukung saya dan kiai Maruf Amin ya ini demokrasi, silakan nggak dilarang di negara demokrasi," ujar Jokowi di Jakarta Concert Hall, Inews Center, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).

Jokowi menjelaskan banyak ulama yang mendukung mantan Ketua MUI di Pilpres 2019.

"Kita semua tahu bahwa kyai Maruf Amin ulama besar, [mantan] Ketua MUI tidak bisa ditutup-tutupi, memang faktanya seperti itu," kata dia.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, masyarakat Indonesia diharapkan bisa memilih calon pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya.

"Pemilu kontestasi gagasan hasil kerja prestasi rekam jejak, jangan sampai kita dalam pilpres ini memakai SARA lagi, cara fitnah yang saya kira tidak mendewasakan, mematangkan demokrasi kita," kata Jokowi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online