Korban Pengeroyokan Kebon Bawang Sempat Diculik dan Disekap
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Joko Widodo, Ilustrasi./Bisnis Indonesia-Husein P
Harianjogja.com, JAKARTA- Calon Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara terkait kelompok Ijtima Ulama II yang mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno di Pilpres 2019.
Menurut Jokowi, dukungan untuk salah satu pasangan calon yang akan berlaga di Pilpres 2019 merupakan hal yang wajar.
"Indonesia negara demokrasi. Sering saya sampaikan ada satu kelompok pendukung Prabowo, kelompok lain dukung saya dan kiai Maruf Amin ya ini demokrasi, silakan nggak dilarang di negara demokrasi," ujar Jokowi di Jakarta Concert Hall, Inews Center, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).
Jokowi menjelaskan banyak ulama yang mendukung mantan Ketua MUI di Pilpres 2019.
"Kita semua tahu bahwa kyai Maruf Amin ulama besar, [mantan] Ketua MUI tidak bisa ditutup-tutupi, memang faktanya seperti itu," kata dia.
Lebih jauh Jokowi mengatakan, masyarakat Indonesia diharapkan bisa memilih calon pemimpin yang sudah terbukti kinerjanya.
"Pemilu kontestasi gagasan hasil kerja prestasi rekam jejak, jangan sampai kita dalam pilpres ini memakai SARA lagi, cara fitnah yang saya kira tidak mendewasakan, mematangkan demokrasi kita," kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137