Heatstroke Saat Cuaca Panas, Kenali Gejala dan Pertolongan Pertamanya
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Jokowi kemudian memakai kemeja dengan tulisan yang sama namun dengan desain yang berbeda pada Minggu (12/8/2018) pagi ketika dirinya datang ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan keikutsertaan Pemilihan Presiden 2019./Bisnis-Yodie Hardiyan
Harianjogja.com, JAKATA- Gerakan #2019GantiPresiden yang digembor-gemborkan sejumlah kalangan akhir-akhir ini dipastikan tidak mengancam pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin di Pilpres 2019 nanti.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut gerakan #2019GantiPresiden bukan ancaman bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, gerakan tersebut juga bukan ancaman bagi pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin di Pilpres 2019 nanti.
"Ya kalau kita lihat dalam tatanan, kami tidak melihat itu sebagai ancaman. Kami melihat sebagai tatanan membangun demokrasi berdasarkan rule of law, berdasarkan aturan main, tatanan kita sebagai bangsa timur, itu harus di kedepankan," kata Hasto di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018).
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin tersebut berpendapat, politik yang baik adalah sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga nantinya seluruh pimpinan partai politik, seluruh elemen masyarakat, termasuk pasangan capres dan cawapres memiliki tanggung jawab untuk mendidik terhadap hal-hal baik di mata rakyat sesuai dengan kebudayaan Indonesia.
"Dengan kreativitas kita, dengan kebudayaan, itu kan sesuatu hal yang baik, kenapa harus melakukan sesuatu yang bisa menimbulkan persoalan di bawah, kita tidak ingin pemilu ini menciderai persatuan kita sebagai bangsa," jelasnya.
Hasto juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjalankan pemilu yang baik. Dirinya menyebut semua pihak harus membuka ruang keadaban publik dalam berkompetisi.
"Jangan sampai kompetisi itu menghancurkan nilai-nilai kita sebagai bangsa besar," kata dia.
Hasto menambahkan, pihaknya tidak ingin membuat gerakan serupa sebagai tandingan gerakan #2019GantiPresiden. Dirinya mengatakan, TKN akan melaksanakan kegiatan yang baik dalam berkampanye.
"Kami sudah diberikan arahan, kami harus mengedepankan etika berkampanye yang baik, etika yang mendidik bukan etika yang merusak, etika yang mempersatukan bukan etika yang memecah belah, itu yang akan dilakukan oleh incumbent dan menjadi tanggung jawab dari kami untuk melakukan hal tersebut," tandas Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.