Peta Persaingan Ketum PBNU 2026-2031: Ada Gus Yahya hingga Gus Rozin
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Joni dan Hotman Paris Hutapea/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA-Johannes Adekalla alias Joni si bocah pemanjat tiang bendera saat perayaan Hari Kemerdekaan mendapatkan uang Rp50 juta dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Joni ingin menggunakan uang itu untuk memperbaiki rumahnya di kampung halaman.
Hotman bersama adiknya memberikan uang Rp50 juta sebagai ganjaran aksi heroik Joni yang memanjat tiang bendera saat memperingati Hari Kemerdekaan.
"Saya mau bikin rumah," jawab Joni ketika ditanya Hotman Paris soal penggunaan uang Rp50 juta di Kopi Johny, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (19/8/2018).
Selain renovasi rumahnya, Joni menyatakan, uang tersebut akan digunakan untuk membantu keluarganya menutupi kebutuhan sehari-hari. Tak hanya itu, Joni juga akan pergunakan rupiah itu untuk melanjutkan pendidikannya.
"Mau bayar sekolah, beli kerbau, beli kambing," ucap Joni.
Mendengar keinginan mulia Joni, Hotman pun semakin kagum dengan sosok anak tersebut. Menurutnya, keinginannya itu adalah bentuk kepolosan dan kemuliaan seorang anak.
"Keinginan yang alamiah," jelas Hotman yang duduk disamping Joni dan kedua orangtuanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.
Hasil uji Puslitkoka menunjukkan sampel kopi Magelang meraih skor di atas 83. Produksi tahun ini sedikit menurun akibat faktor cuaca.
Gelora Seni 17-an di Lemahdadi Bantul menghadirkan pertunjukan lintas generasi, dari tari hingga Jathilan, dalam HUT ke-81 RI.
BTN memperkuat penyaluran FLPP di Jambi dengan mendorong rumah subsidi berkualitas dan tingkat keterhunian yang mencapai 95,07%.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.