Purbaya Pastikan MBG dan Alutsista Tak Membebani APBN
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Kapitra Ampera/Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Bakal calon anggota legislatif DPR RI dari PDIP Kapitra Ampera membantah pernyataan Mahfud MD yang menuding Ma’ruf Amin menyuruh Nahdlatul Ulama mengancam Jokowi, sehingga bisa menjadi bakal calon wakil presiden.
“Saya menyesalkan pernyataan Pak Mahfud MD di ILC, Selasa [14/8/2018] malam. Dia mengatakan, Rabu [8/8/2018] pukul 11.00 WIB, Kiai Ma\'ruf Amin dipanggil Presiden Jokowi. Padahal, pada saat itu, Kiai Ma’ruf sedang bersama saya,” kata Kapitra Ampera dalam keterangan tertulis kepada Suara.com, Rabu (15/8/2018).
Ia menuturkan, Rabu pekan lalu, ia bersama Ma\'ruf Amin menghadiri pengukuhan Jenderal Budi Gunawan sebagai Gubur Besar Intelijen di STIN Sentul, Bogor.
“Selain kami, ada juga Ustaz Zaitun Rasmin, dan Slamet Maarif [Jubir FPI],” tukas Kapitra
Sebelumnya diberitakan, Mahfud MD mengungkap kronologis dirinya dipilih Jokowi sebagai bakal calon wakil presiden, tapi pada menit-menit terakhir deklarasi, Kamis (9/8/2018) pekan lalu, digantikan oleh Ketua MUI Ma\'ruf Amin.
Ia mengatakan, kegagalannya menjadi bakal cawapres Jokowi pada menit-menit terakhir tersebut disebabkan manuver politik yang dilakukan sejumlah petinggi Nahdlatul Ulama, atas perintah Ma\'ruf Amin.
Hal tersebut diutarakan Mahfud MD dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu jurnalis kawakan Karni Ilyas, Selasa (14/8/2018) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.