Menahan Yen di 160 per Dolar: Akankah Intervensi ASJepang Efektif?
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Kepala Staf Presiden Moeldoko./Suara-Ria Rizki
Harianjogja.com, JAKARTA- Inisial cawapres pendamping Jokowi di Pilpres berinisial M santer diberitakan. Nama berinisial M juga disebut-sebut inisial dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy memastikan, nama calon wakil presiden pendamping bakal calon presiden petahana Joko Widodo di Pilpres 2019 berinisial M.
Siapa dia? Menurut Romahurmuziy, M adalah satu dari 10 nominator yang sudah sering disebut-sebut bakal menjadi cawapres Jokowi.
"Kan saya sudah tegaskan waktu itu, percayalah tidak pernah keluar dari 10 nama yang sudah saya tegaskan. Hanya waktu itu kan banyak yang meragukan pernyataan saya, percayalah perkataan Ketum PPP paling benar," ujarnya di Gedung Tegar Beriman, Pemkab Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/8/2018).
"Kan tadi Pak Jokowi sudah katakan, yang paling tahu namanya Rohamurmuziy. Jangan lupa awalannya M juga, M Romahurmuziy," katanya berseloroh.
Politikus yang akrab disapa Romy ini mengajak masyarakat untuk bersabar. Ia memastikan nama cawapres Jokowi akan disampaikan ke publik pada Kamis 9 Agustus.
"Jadi tunggu saja dari pengumuman Pak Jokowi, karena sudah sampaikan nama ini, sudah kami berikan kehormatannya kepada presiden untuk menyampaikan," katanya.
Nama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko belakang ramai diperbincangkan. Mantan Panglima TNI itu disebut-sebut sebagai salah satu kandidat terkuat pendamping Jokowi.
Terkait itu, Romy tidak mau banyak bicara. Namun, ia membenarkan Jokowi dan Moeldoko hari ini sempat satu mobil setelah menghadiri acara di Bogor.
“Iya Pak Moeldoko satu mobil, saya sarapan bareng, ya M bisa macam-maca sih. Cukup ya," kata Romy.
Sebagai parpol pendukung Jokowi, Romy tidak mempermasalahkan apakah cawapres Jokowi nantinya dari kalangan parpol atau non-parpol.
"Begini, kalau parpol atau non-parpol merupakan preferensi. Karena misalkan kiai Maruf Amin, M juga awalannya. Maruf Amin ini pernah jadi Ketua Fraksi PPP DPRD DKI, pernah jadi anggota DPR dari PKB," kata dia.
"Mahfud MD juga pernah menjadi deklarator PAN, jadi Menhan atas nama PPP pada 1999, pernah juga jadi anggota DPR RI dari PKB. Jadi partai atau nonpartai tak jadi soal karena yg mengusung ini parpol," Romy menambahkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha
Sophia Laforteza mengumumkan hiatus sementara dari KATSEYE demi fokus pada kesehatan mental. HYBE menyebut kondisi sang idol akan dievaluasi kembali.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Media Vietnam Soha menyebut Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2026 dengan cara mengecewakan setelah gagal mengalahkan Singapura dan finis di posisi ket
Tim Paul Walker bantah isu penjualan Toyota Supra 1998 di Furious 7. Putri Paul, Meadow, masih miliki mobil. Saat ini dipamerkan di Petersen Museum hingga 2027.
CEO JPMorgan Jamie Dimon peringatkan bank soal ancaman AI Mythos yang bisa bobol perusahaan tanpa kendali. ACI gaet 40+ perusahaan lindungi infrastruktur kritis