DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, INDRAMAYU - Insiden di transportasi laut kembali terjadi di tanah air.
Sebuah kapal tug boat TB UJ 007/ BG Yamani II yang membawa sembilan anak buah kapal (ABK) hilang kontak di perairan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Komandan Kapal VII-1006 Ditpolair Polda Jabar, Brigadir Masnudin mengungkapkan kapal tersebut hilang kontak di sekitar perairan Balongan, berangkat dari Pelabuhan Bojonegara pada tanggal 30 Juni 2018 menuju Pelabuhan Batang.
"Kapal tersebut membawa sembilan orang diantaranya Edward (Nahkoda), Sugianto (Mualim-I), Laode (Mualim-II), Supriyadi (KKM), Heri Santoso (Masinis-II), Dwi Kartika (Masinis-III), Naharudin (Juru Mudi), Ali Saban (Juru Mudi) dan Rahmad Mansuri (Juru Mudi)," terangnya, Sabtu (7/7/2018).
Menurut informasi yang didapatnya, sebelumnya kapal tersebut masih bisa berkomunikasi dengan Kapal ETI 101 milik Syahbandar Indramayu berada pada titik koordinat 06° 09\' 71\'\' S - 108° 28\' 57\'\' E (Jarak/ Radial dari Dermaga Pelabuhan Cirebon 103.07 Nm/357.32°).
"Baik dari kami maupun dari petugas yang berada di Cirebon masih melakukan pencarian," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.