Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Kapal penumpang tenggelam di Selayar./Ist via Okezone
Harianjogja.com, SELAYAR- Kabar detik-detik karamnya KM Lestari Maju di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan yang menewaskan belasan korban jiwa, mengungkap kisah kepanikan penumpang saat berebut baju pelampung.
Ratusan penumpang panik hingga berebut pelampung tatkala KM Lestari Maju yang ditumpangi karam di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).
Berdasarkan kesaksian sejumlah penumpang yang selamat, ratusan orang berebut life jacket saat air laut mulai memasuki dek kapal. Bahkan sebagian orang memilih melompat keluar kapal tanpa pelampung.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKP Syamsul Ridwan menerangkan, KM Lestari Maju berlayar dari Pelabuhan Bira pada pukul 10.00 WITA, menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar.
Namun sekitar pukul 13.00 WITA, saat KM Lestari Maju berada di sekitar perairan lepas Pulau Pasi, tetiba air laut masuk ke dalam dek lantaran lambung kapal yang jebol.
"Awak kapal KM Lestari Maju sudah mencoba memompa air, namun tidak berhasil sehingga air terus masuk membuat kapal miring," jelas Syamsul saat dikonfirmasi.
Kondisi kapal yang mulai miring, membuat ratusan penumpang panik. Mereka langsung menuju tempat penyimpanan life jacket.
"Karena air masuk dek membuat kapal miring dan mengakibatkan penumpang panik dan berebut life jacket. Bahkan ada beberapa penumpang yang memilih meninggalkan kapal dengan melompat [ke laut tanpa memakai pelampung]," jelas Syamsul.
Setengah jam berselang, KM Lestari Maju kandas setelah nakhoda mengarahkan kemudi ke perairan Pulau Pabaddilang, 300 meter dari pulau.
Sebagian besar penumpang berhasil dievakuasi petugas maupun kapal nelayan ke daratan. Sementara 12 lainnya meninggal dunia.
"Korban meninggal saat ini dievakuasi ke aula rumah singgah Pantai Pabaddilang, Selayar. Sebagian sudah dijemput ambulans ke RSU KH Hayyung, Benteng," jelasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian korban hilang masih dilakukan. Proses pencarian melibatkan tim Polres Kepulauan Selayar, TNI, Basarnas, BNPT, Pol PP, Dinkes, PMI dan nelayan. Namun, tim mengalami kendala kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak bersahabat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.