Wali Kota Blitar Dikabarkan Kena OTT KPK, Pejabat Datangi Mapolresta

Saeno
Saeno Kamis, 07 Juni 2018 13:25 WIB
Wali Kota Blitar Dikabarkan Kena OTT KPK, Pejabat Datangi Mapolresta

Ilustrasi OTT KPK./Bisnis Indonesia

Harianjogja.com, BLITAR-Di tengah kabar ditangkapnya Wali Kota Blitar dalam operasi tangkap tangan, dan belum adanya konfirmasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, seorang pejabat di Kota Blitar, Jawa Timur, datang ke markas Kepolisian Resor Kota Blitar. Ia diduga datang ke Mapolreata Blitar berkaitan dengan perkara yang membelit Wali Kota Blitar.

Kamis (7/6/2018) pagi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Muhammad Sidik datang sekitar jam 06.30 WIB di Mapolresta Blitar. Sidik mengemudikan mobil, namun kendaraan tersebut diparkir di luar halaman Mapolresta.

Sebagaomana dilaporkan Antara, saat datang, Sidik mengenakan baju batik khas aparatur sipil negara (ASN). Namun, belum diketahui maksud kedatangan kepala dinas tersebut ke Mapolresta Blitar, apakah terkait kabar OTT yang diduga juga melibatkan Wali Kota Blitar.

Ia juga tidak memberikan keterangan apapun kepada wartawan yang sudah berada di depan Mapolresta Blitar sejak Rabu (6/6) malam. Saat datang, Sidik langsung masuk ke dalam halaman kantor polisi itu.

Sementara itu, rombongan yang diduga KPK juga telah ke rumah dinas wali Kota Blitar, pada Kamis dini hari. Awalnya, diketahui ada tiga kendaraan yang keluar dari Mapolresta, lalu ke rumah dinas.

Dua kendaraan terlihat masuk ke dalam rumah dinas, satu kendaraan di luar. Petugas yang diduga dari KPK setelah keluar dari dalam rumah, juga terlihat membawa sejumlah dokumen. Mereka kemudian meninggalkan rumah tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (6/6) malam di Jawa Timur. KPK mengamankan lima orang dalam OTT di dua daerah Jawa Timur yakni, Blitar dan Tulungagung.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kelima orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Saat dikonfirmasi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia melalui aplikasi whatsapp soal kabar penangkapan Wali Kota Blitar, juru bicara KPK Febri Diansyah tidak memberikan respons apa pun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online