Seskab Teddy Dorong Anak Putus Sekolah Berani Punya Cita-Cita Besar
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
Foto ilustrasi warga menerima bansos beras 10 Kg- Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JAKARTA—Perum Bulog menyatakan siap menyalurkan bantuan pangan beras untuk periode Juli hingga September 2026. Meski stok beras nasional telah tersedia mencapai sekitar 5,4 juta ton, distribusi kepada masyarakat masih menunggu penugasan resmi dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) beserta kepastian dukungan anggaran. Program bantuan pangan ini ditujukan untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menopang daya beli jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan kelanjutan program bantuan pangan beras telah dipastikan pemerintah. Namun, proses pelaksanaannya masih menunggu surat penugasan resmi dari Bapanas.
"Oh ya, bantuan ini berlanjut. Kita lagi nunggu penugasannya turun dari Bapanas," kata Rizal ditemui usai Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pengolahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium di Jakarta, Senin.
Bulog Siapkan Stok 5,4 Juta Ton
Rizal menegaskan Bulog telah memiliki kesiapan dari sisi persediaan maupun jaringan distribusi untuk menjalankan program tersebut. Menurutnya, penyaluran bantuan dapat segera dilakukan setelah seluruh proses administrasi dan pendanaan dari pemerintah selesai.
Meski demikian, ia menjelaskan distribusi belum bisa dimulai karena pemerintah masih menyelesaikan proses persetujuan alokasi anggaran belanja tambahan (ABT) melalui Kementerian Keuangan.
Bapanas, lanjut Rizal, juga belum dapat menerbitkan penugasan kepada Bulog sebelum kepastian anggaran tersedia. Karena itu, seluruh tahapan administratif harus dituntaskan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan stok beras sekitar 5,4 juta ton yang telah dikuasai Bulog, ia memastikan tidak ada kendala dari sisi ketersediaan pangan ketika penugasan resmi diterbitkan.
Penyaluran Februari-Maret Telah Rampung
Rizal juga memastikan seluruh bantuan pangan beras untuk alokasi Februari dan Maret 2026 telah selesai disalurkan kepada penerima manfaat.
"(Distribusi bantuan pangan alokasi Februari-Maret) sudah selesai, sudah habis," imbuh Rizal.
Bulog kini memfokuskan persiapan untuk penyaluran bantuan periode berikutnya yang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni Juli hingga September 2026.
Jangkau 33,24 Juta Keluarga Penerima Manfaat
Pemerintah sebelumnya memutuskan melanjutkan stimulus bantuan pangan pada semester II 2026 dengan total anggaran mencapai Rp18,04 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan salah satu program utama yang diteruskan ialah bantuan pangan beras selama Juli, Agustus, dan September 2026.
Program tersebut menyasar sebanyak 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp17,54 triliun.
Setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras setiap bulan selama tiga bulan pelaksanaan program.
"Atas arahan Bapak Presiden Prabowo, program ini dilanjutkan selama tiga bulan, yaitu Juli, Agustus dan September, untuk 33,24 juta penerima dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp17,54 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6).
Melalui kesiapan stok dan jaringan distribusi yang dimiliki Bulog, pemerintah berharap penyaluran bantuan pangan dapat segera berjalan setelah penugasan dari Bapanas dan dukungan anggaran resmi diterbitkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia. Simak waktu puncak GMT dan cara menyaksikannya dengan aman.
Indonesia menjamu Rumania pada Piala Davis Grup II Dunia 2026 di Jakarta, 18-20 September, dengan target bertahan di Grup II.
Yayasan sekolah di Jaksel meminta perlindungan KPAI dan Kemendikdasmen terkait temuan 995 senjata, amunisi, dan barang lainnya.
Jaecoo J5 EV mencatat penjualan 3.200 unit pada Juli 2026, naik 4,9% dan menjadi penjualan bulanan tertinggi sepanjang Januari-Juli 2026.
KAI Daop 6 Yogyakarta menangani 1.075 barang tertinggal senilai Rp1,16 miliar sepanjang semester I/2026, naik 69,03% dari tahun sebelumnya.