Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) saat panen raya padi di Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Senin (09/04/2018). /Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat julukan Pahlawan Desa dari masyarakat Pandeglang karena dianggap berjasa besar dalam melahirkan Undang-Undang Desa.
"Kita sadar, UU Desa ini tak jatuh begitu saja dari langit. Melainkan karena rekomendasi dari Pak SBY saat menjabat presiden dulu. Dengan UU itu, setiap desa mendapat anggaran pembangunan Rp1 miliar lebih," kata warga Pandeglang Banten, Endan Sunandar, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/4/2018).
Hal tersebut ia sampaikan dalam dialog warga dengan SBY yang tengah menggelar lawatan Tour de Banten di Pandeglang. Menurut Endan, dia adalah saksi lahirnya UU Desa, sebab kala itu ia menjabat kepala desa di Kecamatan Bojong. "Dulu, pada tahun 2010, banyak kepala desa datang berbondong-bondong ke Jakarta menuntut pemberlakuan UU Desa. Saya masih ingat pembicaraan kami di Istana waktu itu. Kami disambut baik oleh Pak SBY, dan beliau langsung mengeluarkan rekomendasi agar UU itu segera disahkan," katanya.
Endan mengatakan, dengan adanya UU Desa itu pembangunan di daerah perdesaan bisa ditingkatkan. "Sudah miliaran terbangun di Bumi Pertiwi berkat jasa Pak SBY. Kami sangat berterimakasih sekali. Pak SBY pantas disebut pahlawan desa," katanya.
SBY yang datang didampingi Ani Yudhoyono dan rombongan DPP Partai Demokrat, juga berterimakasih atas apresiasi itu. Menurutnya, pembangunan bangsa ini memang seharusnya dilakukan dengan berkeadilan. "Saat kota maju, desa juga harus ikut maju, agar semua rakyat Indonesia bisa hidup makmur dan sejahtera. Karena itulah kita melahirkan UU Desa agar pedesaan bisa menjadi ujung tombak pembangunan," katanya.
Dengan kebijakan itu, kata SBY, desa bisa mendapat anggaran yang cukup untuk melakukan pembangunan. Namun anggaran itu harus benar-benar dialirkan secara merata. "Jangan sampai ada yang dapat ada yang tidak. Tidak boleh. Semua desa butuh anggaran, untuk membiayai pembangunan infrastruktur di setiap desa itu. Dengan begitu, harapannya semua rakyat bisa hidup makmur, sejahtera dan meningkat taraf hidupnya," kata SBY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.