Satu Kapal Nelayan Pasaman Barat Terbakar, Kerugian Mencapai Rp600 Juta

Newswire
Newswire Minggu, 08 April 2018 16:17 WIB
Satu Kapal Nelayan Pasaman Barat Terbakar, Kerugian Mencapai Rp600 Juta

Ilustrasi kapal nelayan./Bisnis Indonesia-Endang Muchtar

Harianjogja.com, SIMPANG EMPAT-Kapal nelayan KM Fortuna 06 milik Yudi Pendra warga Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, hangus terbakar, Minggu (8/4/2018) pagi. Kapal itu berkapasitas 40 tonase kotor (GT).

Kepala Satuan (Kasat) Pol Air Polres Pasaman Barat AKP Dedy Adriansyah Putra di Simpang Empat mengatakan, kejadian berawal pada pukul 05.15 WIB, seorang anak buah kapal (ABK) Pendi (35) melihat api menyala dari kamar mesin kapal.

Saat itu kebetulan Kepala Kamar Mesin (KKM) Mihaldi sedang melaksanakan salat subuh di kamar kapal ruang nahkoda. Kemudian ABK Pendi berteriak membangunkan ABK lain. Teriakan tersebut didengar nahkoda lainnya, Nopi yang sedang menahkodai kapal tersebut menuju Air Bangis.

Setelah itu nahkoda dan seluruh ABK kapal berusaha memadamkan api dengan cara menyiram dengan air laut, tetapi api tidak bisa dipadamkan. "Keterangan nahkoda kepada kami, api mulai menyala dari kamar mesin dan mambakar bagian belakang kapal," ujarnya, Minggu (8/4/2018) siang.

Api terus membakar seluruh bagian kapal. Nahkoda dan seluruh ABK menjatuhkan jangkar kapal dan mengikatkan tutup fiber tempat penyimpanan ikan pada tali jangkar tersebut.

Selanjutnya, pada tutup fiber tersebutlah nahkoda dan seluruh ABK menyelamatkan diri dengan cara bergantung pada tutup fiber yang mengapung dan terikat pada tali jangkar. "Seluruh yang berada di kapal sebanyak 15 orang selamat memegang fiber tersebut. Sedangkan kapal itu terbakar dan tenggelam," sebutnya.

Ia menyebutkan, pada pukul 06.15 WIB kapal penangkap ikan KM. ZAM 02 dengan nahkoda Suwir menolong dan menyelamatkan seluruh awak kapal. "Saat ini seluruh kapal sudah habis terbakar habis terbakar dan tenggelam di dasar laut," ujarnya.

Pihaknya juga sudah mengevakuasi 15 ABK kapal ke daratan Air Bangis menggunakan kapal patroli Pol Air Polres Pasaman Barat. Tidak ada korban jiwa dan kerugian sekitar Rp600 juta.

"Kita sudah memberikan pertolongan pertama kepada ABK kapal. Kami saat ini juga memeriksa saksi-saksi terkait kebakaran kapal itu," tambahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online