Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Prabowo Subianto./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA- Prabowo Subianto tak kunjung mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2019, kendati ia digadang-gadang maju nyapres. Kendati demikian Prabowo dinilai tak ragu untuk maju sebagai capres 2019.
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyatakan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menyerap aspirasi masyarakat sebelum mendeklarasikan maju menjadi calon presiden 2019 mendatang.
Sandiaga menuturkan saat ini Gerindra tengah membangun komunikasi politik yang intens dengan partai politik lainnya sebelum mendeklarasikan Prabowo pada Agustus mendatang.
"Nah Pak Prabowo selalu sampaikan yang penting itu bukan Gerindra atau Pak Prabowo, tapi masyarakat itu betul-betul bisa menganalisasi aspirasi mereka. Dan ini nanti Insya Allah akan terus kita tampung, kita kelola dan pada saatnya nanti bulan Agustus Gerindra akan, tentunya dengan dengan mitra koalisi, mendeklarasikan Pak Prabowo," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Sabtu (7/4/2018).
Tak hanya itu, Sandiaga menegaskan, mantan Danjen Kopassus tersebut tak memiliki keraguan untuk maju pada Pilpres 2019.
Hanya saja Prabowo, kata Sandiaga, tak ingin terburu-buru mendeklarasikan diri maju sebagai capres. Dia masih menunggu aspirasi masyarakat dan koalisi pendukung.
"Pak Prabowo sama sekali tidak ragu, tidak ada keraguan sama sekali di Pak Prabowo. Yang Pak Prabowo inginkan adalah bahwa kita jangan seperti pemilu-pemilu atau Pilkada yang dulu, merasa besar, merasa pengin deklarasi cepat-cepat, tapi tidak mendengar apa yang diinginkan oleh warga dan mitra koalisi. Kita tampung semua apa yang mitra koalisi inginkan," jelas Sandiaga.
Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan, Gerindra akan mendeklarasikan di waktu yang tepat seperti deklarasi calon dan wakil gubernur DKI Jakarta saat Pilkada 2017 lalu.
"Kami harapkan bahwa pola yang seperti ini kan seperti waktu di DKI lalu yaitu kami [Gerindra] enggak buru-buru, kita tunggu sampai terakhir apa yang masyarakat inginkan kita sampaikan tawaran daripada koalisi yang dipimpin Pak Prabowo untuk Indonesia yang lebih baik," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.