NARKOBA JOGJA : Jaringan Narkotika Internasional Ditangkap BNN DIY, Ini Kronologinya

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jum'at, 10 Oktober 2014 07:20 WIB
NARKOBA JOGJA : Jaringan Narkotika Internasional Ditangkap BNN DIY, Ini Kronologinya

HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Tersangka MZ (30) asal Nigeria usai ditangkap oleh BNN DIY di wilayah Gamping, Sleman, Kamis (9/10). Tersangka merupakan pengendali Narkoba jenis sabu-sabu dengan barang bukti 6 kilogram.

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Nasional Narkotika (BNN) DIY menangkap pria asal Nigeria yang diduga sebagai pengendali peredaran narkoba di Indonesia termasuk wilayah DIY. Selain itu tiga kurir pun berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda. Dari para kurir itu berhasil disita narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak enam kilogram.

Pria asal Nigeria tersebut berinisial MZ alias Bob alias DM (Denis Martin). Ia ditangkap di sebuah indekos di wilayah Gamping, Sleman, Kamis (9/10/2014), sekitar pukul 12.00 WIB.

Deputi Pemberantasan BNN DIY Deddy Fauzi Elhakim mengatakan penangkapan MZ bermula dari informasi dua kurir IM dan S yang ditangkap di Timur Leste oleh kepolisian setempat. Dari dua kurir itu diperoleh informasi akan ada narkoba masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta. Narkoba itu informasinya akan diambil oleh MZ. "

Kita buntuti dari bandara Sukarno Hatta namun MZ lolos," kata Deddy, di kantor BNN DIY, Kamis (9/10/2014) sore.

BNN kemudian terus melakukan pemantauan dan akhirnya berhasil menangkap tiga kurir masing-masing berinisial JS seorang perempuan warga Indonesia di perumahan Citra Grand Jakarta Barat. Kemudian BNN kembali menangkap  Y, warga Indonesia, dan K, warga Nigeria di Cililitan Jakarta Timur, sehari sebelum membekuk MZ.

Dikatakan Deddy, hasil penangkapan ketiga kurir tersebut diperoleh informasi keberadaan MZ. BNN kemudian menangkap MZ di Indekosnya di Gamping, Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online