Jambret Amatir Tewas Dikeroyok Massa

Kamis, 25 September 2014 21:20 WIB
Jambret Amatir Tewas Dikeroyok Massa

Harianjogja.com, BANTUL - Seorang jambret amatiran berinisial WD, 34, Desa Karet, Pleret Bantul tewas ditangan warga setelah gagal beraksi merampas tas korban berisi uang di jalan Pleret, Dusun Balong, Potorono, Banguntapan, Bantul, Rabu (24/9/2014) malam hari.

Informasi dihimpun Harianjogja.com menyebutkan dari pihak kepolisian, jambret amatiran ini beraksi hendak menggasak tas milik Sumirah, 33, warga Mertosanan Wetan, Desa Potorono Kecamatan Banguntapan, saat berboncengan dengan suaminya melintas di jalan Pleret malam hari.

Korban menaruh curiga dengan gelagat pelaku berboncengan ini yang terus menguntit. Di lokasi beraksi, pelaku berhasil memepet korban dan menarik tas dari tangan Sumirah.

Sumirah yang diam-diam sudah bersiap ini pun berhasil mempertahankan tas hingga terlibat menarik-menarik menyebabkan keduanya tersungkur.

Di tengah saling berebut tas inilah, saksi korban berkesempatan teriak minta pertolongan warga sekitar. Warga pun langsung berkumpul dan berhasil menangkap WD hendak melarikan diri.

Warga yang geram berulang kali menghujani dengan bogem mentah di wajahnya.

Oleh warga, WD langsung dilarikan ke RS Panembahan Senopati Bantul setelah tak berdaya menahan kesakitan akibat amukan masa. Namun nasib berkata lain, beberapa saat WD mendapatkan menanganan medis, akhirnya menghebuskan nafas terakhir.

Kapolsek Banguntapan Kompol Sudarsono membenarkan kejadian tersebut. Kasus tewasnya WD telah diserahkan ke pihak keluarga melalui Polres Bantul.

Namun kasus ini lantas tidak berakhir. Kapolsek mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan dengan memburu satu pelaku lain, yakni teman WD yang berhasil lolos dari kepungan warga.

"Satu pelaku masih kami buru," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online