3,4 Ton Merkuri Disamarkan dalam Keramik, Ekspor Ilegal Digagalkan
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Siswa kelas IV menggunakan buku paket bertema Indahnya Negeriku saat kegiatan belajar-mengajar di SD Negeri Kratonan, Solo, Selasa (7/1). Buku pelajaran untuk jenjang SD pada kurikulum 2013 tidak dipisahkan berdasarkan mata pelajaran, namun dipisah berdasarkan tema.
Harianjogja.com, JOGJA-Guna mengurangi keterlambatan distribusi buku panduan Kurikulum 2013, pengadaan buku akan dikelola kabupaten kota masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menuturkan pihak Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) harus mampu melihat situasi yang terjadi saat ini. Sehingga ada upaya agar pengadaan buku semester dua nanti lebih lancar. Apalagi, dana pembelian buku berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) masing-masing kabupaten/kota.
"Pengadaan di semester dua nanti diurus oleh kabupaten/kota masing-masing. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi keterlambatan pengadaan buku karena koordinasi dengan percetakan akan lebih mudah yakni hanya dengan masing-masing dinas pendidikan di kabupaten/kota. Itupun dengan syarat, LKPP pusat sudah menetapkan kontrak payung harga buku dan percetakan yang menang lelang sebelum semester baru dimulai," jelasnya.
Menurut Aji, jika kerja LKPP pusat juga terlambat, bisa jadi keterlambatan buku masih akan terjadi di semester mendatang. Disdikpora DIY sendiri akan bertindak sebagai perantara daerah dan pusat terkait pengadaan buku semester berikutnya.
"Buku pelajaran ini sebenarnya adalah buku paket yang nantinya akan menjadi inventaris sekolah. Kecuali bagi kelas satu dan dua SD. Buku ini menjadi hal milik siswa. Jadi bagaimanapun, buku harus tetap sampai ke sekolah karena tahun-tahun berikutnya akan digunakan lagi oleh adik-adik kelasnya," papar Aji.
Terpisah Kepala SMP Negeri 1 Panjatan, Kabupaten Kulonprogo Guryadi mengungkapkan pendistribusian buku di sekolahnya belum sepenuhnya tuntas. Untuk buku pegangan siswa, buku mata pelajaran Pendidikan Agama Islam belum dikirim. Lainnya, untuk buku pegangan guru juga belum sampai.
"Tapi tidak menjadi maslah serius dalam kegiatan pembelajaran. Yang penting siswanya sudah dapat buku, kalau guru kan tinggal mendalami materi lewat softcopy untuk selanjutnya disampaikan ke siswa," paparnya dimintai konfirmasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.