KKB Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, Lima Orang Tewas

Newswire
Newswire Senin, 03 Agustus 2026 08:27 WIB
KKB Serang Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, Lima Orang Tewas

Ilustrasi penembakan/Ist-Antara

Harianjogja.com, JAYAPURA— Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan menyerang para pekerja proyek jalan milik PT SHJ di sekitar Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, pada Senin (3/8/2026) dini hari sekitar pukul 03.28 WIT. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan saat ini proses evakuasi masih berlangsung.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto membenarkan adanya serangan yang menewaskan para pekerja proyek jalan tersebut.

"Benar, ada insiden penembakan yang menewaskan para pekerja PT SHJ dan saat ini sedang dilakukan proses evakuasi," kata Tri Purwanto kepada ANTARA di Jayapura, Senin (3/8/2026).

Evakuasi Korban Masih Berlangsung

Hingga informasi ini disampaikan, aparat masih melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap maupun perkembangan penanganan di lokasi kejadian.

Pangdam Sebelumnya Sebut Situasi Papua Pegunungan Umumnya Kondusif

Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyatakan situasi keamanan di wilayah Papua Pegunungan secara umum berada dalam kondisi baik.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat dinamika keamanan di Kabupaten Yahukimo.

“Secara umum kami memastikan situasi di wilayah Papua Pegunungan cukup baik hanya sedikit dinamika yang terjadi di Kabupaten Yahukimo,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Jumat.

Menurut Febriel, Komando Operasi (Koops) TNI Habema telah mengambil langkah-langkah untuk menjaga kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo agar tetap kondusif.

“Kawan-kawan dari Koops TNI juga mengambil langkah untuk melakukan tindakan-tindakan untuk dapat menjaga situasi lebih kondusif di Kabupaten Yahukimo,” ujarnya.

Perkuat Pengamanan

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga mengatakan pengamanan di Kabupaten Yahukimo terus dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.

“Kami terus melakukan pengamanan, pendekatan-pendekatan sosial dengan warga di Kabupaten Yahukimo supaya dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan kenyamanan,” katanya.

TNI Sebelumnya Evakuasi Korban Penembakan di Yahukimo

Sebelumnya, pada Jumat (31/7/2026), personel Satgas Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah Teina Alya, korban penembakan yang diduga dilakukan KKB, dari dasar jurang di sekitar Kali Kolof, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. Wirya Artadiguna mengatakan korban diduga ditembak pada Senin (20/7/2026) dan merupakan satu dari tiga korban dalam insiden tersebut.

Menurut Wirya, keluarga korban pada Senin (27/7) meminta bantuan TNI agar jenazah dapat dievakuasi untuk dimakamkan.

Hasil pemantauan menggunakan pesawat nirawak (drone) menunjukkan jenazah berada di dasar longsoran Kali Kolof dengan kedalaman sekitar 50 meter dan berjarak sekitar 100 meter dari lokasi penembakan.

Karena medan yang curam, personel Satgas Koops TNI Habema melakukan evakuasi vertikal menggunakan teknik turun tebing (rappelling) setelah lebih dahulu memastikan kondisi lokasi aman.

"Tiga personel Satgas Koops TNI Habema diturunkan menggunakan tali karmantel menuju dasar jurang, kemudian mengevakuasi korban ke dalam kantong jenazah untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Dekai dan diserahkan kepada keluarga," kata Wirya.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Dekai sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online