OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
MUNTAHKAN MATERIAL VULKANIK Kawah Gunung Kelud memuntahkan material vulkanik terlihat dari desa Sumberasri, Nglegok, Blitar, Jawa Timur, Sabtu (15/2). Gunung Kelud hingga kini masih berstatus Awas dan mengeluarkan material vulkanik berupa debu vulkanik, pasir, kerikil, dan batu dengan radius mencapai 15 km. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/
Harianjogja.com, JOGJA—Sehari pasca diturunkan statusnya menjadi Siaga, Gunung Kelud di Jawa Timur masih menunjukkan aktivitas tinggi. Tremor dan embusan masih terus terjadi sepanjang Jumat (21/02/2014).
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Surono kepada Harianjogja.com mengatakan sejak pukul 00.00 WIB-12.00 WIB terjadi sedikitnya lima kali embusan asap. Sementara tremor juga terus terjadi tanpa henti. Namun kekuatan tremor terhitung kecil karena maksimal hanya 1 mm.
“Itu menunjukkan energinya kecil,” kata Mbah Rono.
Gempa lain yang terjadi adalah lima kali gempa vulkanik dalam, dan 10 kali gempa vulkanik dangkal.
Kawah Kelud juga mengeluarkan asap setinggi kurang lebih 300 meter condong kea rah Timur. "Direkomendasikan agar masyarakat tetap jangan beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah Kelud,” ujarnya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memutuskan untuk menurunkan status Kelud dari Awas Level IV menjadi Siaga Level III pada Kamis (20/02/2014) siang.
Keputusan itu diambil setelah menganalisa data Kelud yang meletus hebat pada Kamis (13/02/2014) lalu. Letusan eksplosif tersebut melontarkan material antara 100 juta-200 juta meter kubik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Warga Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul harus menyedot air dari Sendang Wonosari saat kemarau. Sumur mengering dan jaringan air bersih belum menjangkau.
Pemkab Bantul menyiapkan strategi memenuhi batas belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027 dengan meningkatkan PAD, menerapkan zero minus growth ASN, dan mem