Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
JAKARTA – Tudingan adanya konspirasi yang melibatkan KPK untuk menangkap Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden PKS yang mengundurkan diri, dinilai tak berarti apa-apa.
Pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai pernyataan Presiden PKS yang baru, Anis Matta, soal adanya konsprirasi besar merupakan retorika politik biasa.
Menurutnya, tudingan adanya konspirasi yang seolah-olah menuduh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan permufakatan jahat untuk menjatuhkan mantan Presiden PKS tersebut menjadi tidak berarti apa-apa.
Apalagi, ujarnya, pernyataan tersebut tidak secara teperinci memberikan dasar yang kuat atas tuduhan tersebut.
“Pidato itu tidak akan membantu memulihkan citra PKS yang tengah dilanda tsunami politik,” ujarnya, Jumat (1/2/2013).
Menurut Burhanuddin, KPK tentu punya alat bukti yang kuat dan punya kapasitas untuk menetapkan Luthfi Hasan Ishaaq, yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden PKS, menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging. Dengan demikian, ujar Burhanuddin, Anis tidak bisa menyebut KPK telah menjadi instrumen politik.
Mengomentari pernyataan Anis yang segera mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DPR sekaligus sebagai anggota DPR, Burhanuddin mengatakan hal itu merupakan tradisi di internal PKS.
Anis mengaku melepas jabatan di DPR dengan kesadaran bahwa dirinya membutuhkan konsentrasi penuh untuk menjalankan tugas barunya.
Terkait posisi PKS pada Pemilu 2014, Burhannudin memprediksi PKS akan kesulitan masuk ke posisi tiga besar. Menurutnya, kasus suap impor daging yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq masih akan berlanjut dan akan ada episode lanjutannya.
“Kasus ini sangat berpengaruh pada suara PKS di Pemilu 2014. Apalagi selama ini PKS mencitrakan diri sebagai parpol bersih,” ujarnya.
Kendati demikian, dia memprediksi PKS akan lolos parliementary threshold. (JIBI/bas/sae)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.