Kebakaran di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah, 2.000 Jiwa Terdampak

Newswire
Newswire Minggu, 11 Oktober 2026 10:47 WIB
Kebakaran di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah, 2.000 Jiwa Terdampak

Kebakaran di Dusun Serdang, Bangka Selatan, berdampak terhadap sekitar 500 rumah dan 2.000 jiwa. BPBD masih melakukan pendataan. /Antara.

Harianjogja.com, BANGKA SELATAN—Kebakaran yang melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, berdampak terhadap sekitar 500 rumah warga. Berdasarkan pendataan sementara hingga Minggu (11/10/2026) pukul 07.00 WIB, bencana tersebut turut berdampak terhadap sekitar 2.000 jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Afandi, mengatakan api telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas masih melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

"Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan," kata Agus di Dusun Serdang, Minggu.

Agus menjelaskan jumlah rumah dan warga terdampak masih berdasarkan pendataan sementara. Sementara itu, luas lahan yang terdampak kebakaran belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.

Material bangunan yang sebagian besar berupa papan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penanganan pascakebakaran. Tim pemadam masih melakukan pendinginan di lokasi setelah api melalap kawasan permukiman tersebut.

Api Berawal dari Kebakaran Lahan

Berdasarkan kronologi BPBD Kepulauan Bangka Belitung, informasi mengenai kebakaran diterima Komandan Regu 2 BPBD pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 15.10 WIB. Informasi tersebut diperoleh melalui pemantauan media sosial yang melaporkan kebakaran lahan di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.

Setelah menerima informasi, komandan regu piket berkoordinasi dengan Kepala Bidang KL BPBD Kepulauan Bangka Belitung. Personel beserta sarana dan prasarana kemudian dipersiapkan untuk menuju lokasi kejadian.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui. Namun, berdasarkan informasi yang diterima BPBD, kebakaran hebat tersebut diduga bermula dari lahan yang terbakar di dekat permukiman penduduk.

Agus mengatakan kondisi lahan yang kering serta tiupan angin kencang membuat api cepat merambat ke kawasan tempat tinggal warga. Sebagian besar rumah di wilayah tersebut menggunakan material papan pada bagian dindingnya.

"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan.Update laporan pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," katanya.

Pendataan Dampak Kebakaran Masih Berlangsung

BPBD Kepulauan Bangka Belitung masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak kebakaran di Dusun Serdang. Jumlah sekitar 500 rumah dan 2.000 jiwa yang terdampak merupakan data sementara yang dilaporkan pada Minggu pagi.

Selain pendataan, petugas melanjutkan proses pendinginan di lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan setelah api berhasil dipadamkan, mengingat kebakaran sebelumnya merambat cepat ke kawasan permukiman yang didominasi bangunan berbahan papan.

Hingga laporan sementara tersebut disampaikan, penyebab pasti kebakaran dan luas keseluruhan lahan terdampak masih belum diketahui.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online