Rombongan Wartawan Hilang, Polisi Cek DNA Jasad yang Ditemukan di Enggano

Nurul Hidayat
Nurul Hidayat Selasa, 15 September 2026 15:07 WIB
Rombongan Wartawan Hilang, Polisi Cek DNA Jasad yang Ditemukan di Enggano

Petugas dari tim SAR gabungan melakukan persiapan untuk melanjutkan operasi pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar perairan Selat Sunda ketika meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, Pandeglang, Banten pada Kamis (10/9/2026). Antara/Azmi Samsul M\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi tengah mencocokkan DNA keluarga rombongan wartawan yang hilang kontak dengan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Pemeriksaan DNA dilakukan untuk memastikan apakah jenazah tersebut memiliki keterkaitan dengan rombongan jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, mengatakan jenazah yang ditemukan saat ini tengah menjalani proses autopsi oleh Polda Bengkulu.

“Kami masih menunggu hasil pencocokan DNA dengan sampel keluarga dari teman-teman yang hilang kontak,” kata Maruli dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).

Ciri Jenazah yang Ditemukan

Maruli menjelaskan jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano berjenis kelamin laki-laki. Tinggi badan jenazah diperkirakan sekitar 165 sentimeter dan usianya diperkirakan di atas 50 tahun.

Namun, kondisi wajah jenazah mengalami kerusakan sehingga identifikasi secara langsung belum dapat memastikan identitasnya. Karena itu, pemeriksaan DNA menjadi bagian penting untuk memastikan siapa korban tersebut.

“Jenis kelamin jenazah tersebut laki-laki, tinggi kurang lebih 165 sentimeter dan diperkirakan berusia di atas 50 tahun. Kondisi wajah mengalami kerusakan. Untuk memastikan identitasnya, kami tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA,” imbuhnya.

Di sisi lain, Polda Banten telah memastikan jenazah yang ditemukan di kawasan Muara Sungai Kali Teratai, Kramatwatu, tidak berkaitan dengan rombongan jurnalis yang hilang kontak.

Kepastian tersebut diperoleh setelah pihak kepolisian menerima data hasil pemeriksaan terhadap jenazah tersebut.

Maruli mengimbau masyarakat untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan resmi. Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

“Kami mohon waktu untuk menunggu hasil pemeriksaan dan pencocokan DNA dari Polda Bengkulu. Setelah hasilnya keluar, tentunya akan kami sampaikan secara resmi kepada masyarakat dan rekan-rekan media,” katanya.

Pencarian Masuk Hari Kedelapan

Sementara itu, pencarian rombongan wartawan yang hilang kontak masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Basarnas mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Antasena dalam operasi pencarian tersebut.

Memasuki hari kedelapan pencarian, tim SAR gabungan memperluas sekaligus membagi wilayah operasi menjadi lima sektor pencarian. Total area yang disisir mencapai 3.962 mil laut persegi dengan melibatkan 20 kapal dari unsur SAR gabungan.

KN SAR Antasena menjadi salah satu unsur yang dikerahkan untuk menyisir perairan Selat Sunda. Pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan penyisiran di sejumlah sektor yang telah ditentukan sekaligus memantau kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan para korban.

Koordinasi antarpersonel dan seluruh unsur yang terlibat terus dilakukan selama operasi berlangsung. Tim SAR gabungan juga memantau kondisi cuaca dan situasi perairan untuk mendukung kelancaran pencarian.

Dengan ditemukannya jenazah di Pulau Enggano, proses identifikasi melalui pemeriksaan DNA menjadi salah satu perkembangan penting dalam pencarian. Polisi masih menunggu hasil pencocokan DNA sebelum menyampaikan kepastian mengenai identitas jenazah tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis