Ole Romeny Kartu Merah, Fortuna Sittard Takluk 0-2 dari AZ
Ole Romeny mendapat kartu merah saat Fortuna Sittard kalah 0-2 dari AZ Alkmaar. Justin Hubner tampil membela Fortuna hingga pertandingan berakhir.
DMI menyerukan umat Islam menggelar shalat Istisqa hingga awal September di tengah kemarau panjang, kekeringan, dan karhutla. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan shalat Istisqa atau shalat meminta hujan sebagai respons terhadap kemarau berkepanjangan yang memicu kekeringan, krisis air, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Seruan tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla melalui surat tertanggal 21 Agustus 2026 yang diterima di Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Dalam surat itu, Jusuf Kalla meminta jajaran DMI, pengurus masjid, serta jamaah di seluruh Indonesia untuk melaksanakan shalat Istisqa.
"Periode musim kemarau yang berkepanjangan yang mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran hutan yang meluas di beberapa wilayah Indonesia," tulis Jusuf Kalla dalam surat tersebut.
Seruan tersebut ditujukan kepada pimpinan wilayah, daerah, cabang, dan ranting DMI, termasuk dewan kemakmuran masjid (DKM), takmir, serta jamaah masjid di berbagai daerah.
Selain menggelar shalat Istisqa, DMI mengimbau para khatib mengajak umat untuk bertobat, memperbanyak istighfar, serta memanjatkan doa agar masyarakat terhindar dari bencana dan malapetaka.
"Meminta ampun atas segala dosa (bertobat), memperbanyak istighfar, dan berdoa sungguh-sungguh agar Allah SWT mengabulkan apa yang menjadi kebutuhan umat Islam dan seluruh bangsa ini," demikian seruan DMI.
Shalat Istisqa Digelar hingga Awal September
DMI menyarankan pelaksanaan shalat Istisqa dilakukan di seluruh masjid di Indonesia sepanjang Agustus hingga awal September 2026.
Pelaksanaannya tidak harus berada di dalam masjid. Shalat meminta hujan tersebut juga dapat digelar di lapangan terbuka maupun halaman masjid.
Seruan DMI tersebut disampaikan ketika sejumlah wilayah Indonesia masih menghadapi dampak kemarau, termasuk kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
Di sisi lain, pemerintah juga terus melakukan penanganan terhadap karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan operasi terpadu pengendalian karhutla terus dipercepat di wilayah terdampak.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi mengatakan pemerintah telah mengerahkan ribuan personel gabungan untuk menangani karhutla.
"Sebagai bentuk respons cepat di lapangan, pemerintah memobilisasi kekuatan penuh sebanyak 12.880 personel gabungan dari Manggala Agni Kementerian Kehutanan, TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), pelaku usaha, hingga relawan," ujar Ristianto dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Berdasarkan data Kemenhut, sebanyak 12.880 personel tersebut dikerahkan dalam operasi pengendalian karhutla di Kalimantan, terutama Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Operasi pengendalian karhutla dilakukan melalui sejumlah langkah, mulai dari pemantauan titik panas, patroli, pemadaman di darat dan udara, pembasahan, pendinginan, hingga pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ole Romeny mendapat kartu merah saat Fortuna Sittard kalah 0-2 dari AZ Alkmaar. Justin Hubner tampil membela Fortuna hingga pertandingan berakhir.
Bantul memiliki indeks risiko bencana 96,02 dengan kelas sedang. Risiko gempa bumi tercatat tinggi berdasarkan IRBI 2025.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.
Acer Medical melihat Indonesia sebagai pasar potensial teknologi kesehatan AI untuk memperluas akses layanan, terutama di wilayah terpencil.
Pemkot Jogja memperkuat kewaspadaan warga melalui pos kamling sekaligus mendorong gotong royong, UMKM, dan pengelolaan sampah.
DMI menyerukan umat Islam menggelar shalat Istisqa hingga awal September di tengah kemarau panjang, kekeringan, dan karhutla.