Inflasi September 2026 Diproyeksi Tembus 3,3%, MBG dan El Nino Jadi Pemicu
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
BRIN mematangkan N219 dan N219A untuk mendukung visi ambulans terbang Prabowo, termasuk evakuasi medis di wilayah sulit. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mematangkan ekosistem pesawat N219 dan varian amfibinya, N219A, untuk mendukung visi ambulans terbang yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Pesawat tersebut disiapkan dengan kemampuan yang dapat menunjang evakuasi medis, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan pengembangan ekosistem N219 dan N219A menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan ambulans terbang dan logistik medis pada masa depan dengan mengandalkan teknologi kedirgantaraan nasional.
"Menjawab visi ambulans terbang dan logistik medis masa depan, BRIN bersandar pada keunggulan teknologi kedirgantaraan nasional. Kami mematangkan ekosistem pesawat N219 dan varian amfibinya (N219A)," kata Kepala BRIN Arif Satria kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.
Arif menjelaskan N219 yang dikembangkan bersama PT Dirgantara Indonesia (DI) memiliki kemampuan Short Take-Off and Landing (STOL). Kemampuan tersebut memungkinkan pesawat melakukan pendaratan di darat maupun perairan.
Karakteristik itu dinilai relevan untuk mendukung evakuasi medis di Indonesia yang memiliki wilayah kepulauan. Pesawat dapat menjadi bagian dari sistem ambulans udara yang menjangkau wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas.
Pengembangan tersebut juga mencakup N219A sebagai varian amfibi. Ekosistem kedua pesawat itu kini dimatangkan BRIN untuk menjawab kebutuhan transportasi medis dan logistik di masa depan.
Selain N219 dan N219A, BRIN juga mengembangkan Pesawat Udara Nirawak (PUNA) MALE sebagai tulang punggung sistem nirawak. Pesawat tersebut memiliki kemampuan mengudara selama 24 jam nonstop.
PUNA MALE juga mempunyai jarak kendali Beyond Line of Sight (BLOS) mencapai kurang lebih 2.000 km. Kemampuan tersebut membuat platform nirawak ini disiapkan untuk mendukung berbagai misi kritis.
"Platform nirawak berdaya jelajah tinggi ini memberikan sistem yang mandiri dan andal untuk berbagai misi kritis, dari pemantauan taktis hingga proyeksi logistik darurat pada masa depan," ujar Arif Satria.
Dengan pengembangan tersebut, BRIN menempatkan teknologi pesawat berawak dan nirawak sebagai bagian dari ekosistem kedirgantaraan nasional. N219 dan N219A diarahkan untuk mendukung kebutuhan evakuasi medis, sedangkan PUNA MALE dikembangkan untuk menjalankan berbagai misi dengan daya jelajah tinggi.
Gagasan mengenai ambulans udara sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berencana menyiapkan ambulans udara berupa helikopter dan pesawat kecil untuk mempercepat evakuasi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Prabowo menyebut ambulans udara diperlukan sebagai salah satu terobosan untuk mengatasi persoalan akses layanan kesehatan di sejumlah daerah. Menurut dia, masih ada masyarakat yang harus menempuh perjalanan panjang sebelum mendapatkan pelayanan medis.
Perjalanan menuju fasilitas kesehatan bahkan dapat memakan waktu hingga tujuh sampai sembilan jam. Kondisi tersebut juga dapat dialami kaum ibu yang membutuhkan pertolongan saat persalinan.
"Untuk itu kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter dan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan rumput, lapangan pasir, dan bisa mendarat di pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit," katanya dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan pada Jumat (14/8).
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat evakuasi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, terutama mereka yang berada di daerah dengan akses sulit. Pengembangan N219 dan N219A oleh BRIN bersama PT Dirgantara Indonesia menjadi salah satu teknologi yang dimatangkan untuk mendukung visi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.