BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,7 NTT
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Tsunami terdeteksi di Sikka, Labuan Bajo, dan Dompu.
Bonus demografi. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) bakal mengandalkan posyandu remaja untuk menghadapi bonus demografi.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan posyandu remaja kunci keberhasilan membangun masyarakat yang lebih produktif.
"Saya sepakat untuk membangun posyandu remaja dan memang jumlah remaja kita cukup besar, di mana usia produktif mencapai kira-kira 70 persen dan yang tidak produktif kira-kira 30 persen, sehingga kita katakan ini sebagai bonus demografi," katanya, Senin (15/1/2024).
Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat menjadi pembicara pada Tanwir I Nasyiatul Aisyiyah secara daring, Minggu (14/1/2024).
BACA JUGA: Gedung Teras Malioboro 2 Dibangun di 2024, Gunakan Lahan 6.000 Meter Persegi
Menurut dia, materi-materi yang dapat disosialisasikan tentang perencanaan keluarga sebagai penting bagi remaja agar dapat menciptakan generasi yang berkualitas pada masa mendatang.
"Kalau remaja putus sekolah, kawin usia muda, kemudian hamil dengan jarak dekat, tidak bekerja dan seterusnya, maka akan menjadi missed-demographic dividend. Artinya, penduduk yang besar ini akan menjadi musibah, bukan berkah. Kuncinya ternyata ada pada remaja," ujar dia.
Ia mengemukakan ada banyak persiapan yang mesti dilakukan sejak remaja. Untuk itu, ia menilai pentingnya keberadaan posyandu remaja untuk bisa menyampaikan 10 dimensi kesiapan berkeluarga.
Dimensi kesiapan berkeluarga tersebut, yakni kesiapan usia, finansial, fisik, mental, emosi, sosial, moral, interpersonal, keterampilan hidup, dan intelektual.
Hasto juga mengemukakan isu stunting harus lebih banyak disosialisasikan kepada posyandu remaja, utamanya tentang penyebab stunting.
"Asupan gizi yang kurang bagus, tidak imunisasi sehingga suka sakit-sakitan atau pola asuh yang kurang bagus itu termasuk dampak stunting, nanti akan berpengaruh pada kecerdasan dan sakit-sakitan di hari tua," katanya.
Remaja juga mesti memahami bahwa sebelum berkeluarga, ada fungsi yang harus dijalankan dalam keluarga, salah satunya fungsi agama di mana remaja laki-laki perlu menjadi khalifah atau pemimpin di dalam keluarga, sehingga remaja laki-laki harus memiliki nilai lebih dari segi ilmu, usia, kedewasaan dan finansial.
"Jadi, kesiapan-kesiapan bahwa menghayati pernikahan adalah separuh dalam menjalankan agama, saya kira itu penting sekali disampaikan pada posyandu remaja," ucap Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Tsunami terdeteksi di Sikka, Labuan Bajo, dan Dompu.
Gempa Flores M 7,7 memicu longsor di sejumlah ruas jalan nasional di NTT. Menteri PU Dody Hanggodo langsung terbang ke lokasi untuk memastikan penanganan.
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.
Lionel Messi disebut belum sepenuhnya pulih setelah ayahnya meninggal dunia. Inter Miami memilih memberi ruang dan dukungan untuk sang bintang.
Lisa BLACKPINK menyampaikan permintaan maaf kepada BLINK setelah kontroversi perayaan 10 tahun debut BLACKPINK memicu kekecewaan penggemar.