Ledakan Gas Pipa Tanam Robohkan Rumah di Medan, PGN Turunkan Tim

Newswire
Newswire Selasa, 21 Juli 2026 11:47 WIB
Ledakan Gas Pipa Tanam Robohkan Rumah di Medan, PGN Turunkan Tim

PGN menurunkan tim darurat usai dugaan ledakan gas pipa tanam merobohkan rumah di Medan yang menewaskan satu orang dan dua korban masih hilang. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA— PT PGN (Persero) Tbk menurunkan tim teknis dan tanggap darurat setelah insiden dugaan ledakan yang merobohkan sebuah rumah di Jalan Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dua orang masih dinyatakan hilang, sementara empat lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Area Head PGN Medan Agus Kurniawan menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa para korban. Menurutnya, fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan lokasi aman serta mendukung proses penanganan di lapangan.

"Berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang pada malam di lokasi kejadian, termasuk di area lantai 1 maupun lantai 2 rumah terkait, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi) di area kejadian," ujarnya dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Selasa.

PGN Amankan Jaringan Gas

PGN menjelaskan tim teknis segera menutup penyaluran gas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan pipa gas di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar area terdampak.

Meski hasil pemeriksaan awal tidak menemukan kandungan gas metana di lokasi, perusahaan menegaskan penyebab pasti insiden belum dapat dipastikan.

"Namun demikian, penyebab pasti dari insiden tersebut tetap akan menunggu hasil investigasi resmi dari aparat berwenang," kata Agus.

Ia menambahkan, PGN terus berkoordinasi dengan aparat serta instansi terkait untuk mendukung proses penanganan dan investigasi.

"Kami terus berkoordinasi intensif dengan aparat dan pihak berwenang setempat guna memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik dan memantau perkembangan situasi serta akan memberikan pembaruan informasi lebih lanjut," sebut Agus.

Rumah Roboh, Korban Masih Dicari

Dugaan ledakan yang terjadi di kawasan Perumahan Grand Polonia menyebabkan bangunan rumah runtuh sehingga menimbulkan korban jiwa dan korban yang masih tertimbun material bangunan.

Hingga saat ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, sedangkan empat lainnya berhasil menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

Proses pencarian korban dilakukan secara intensif oleh Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan. Operasi penyelamatan terus berlangsung dengan mengerahkan berbagai peralatan untuk membuka akses menuju titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun reruntuhan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online