Poin Pembahasan Pertemuan Trump-Xi Jinping, Taiwan hingga AI
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Dua orang petugas berjaga di Koperasi Kelurahan Merah Putih Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru/Bisnis.com - Pernita\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mulai mematangkan skema penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Apabila terealisasi, masyarakat di desa nantinya dapat mengakses berbagai bantuan pemerintah melalui gerai-gerai yang tersedia di koperasi.
Skema baru tersebut diharapkan mampu mempermudah penyaluran bantuan sosial sekaligus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai infrastruktur pelayanan pemerintah di tingkat desa. Uji coba penyaluran bansos melalui koperasi ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus 2026 di sejumlah wilayah.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan skema penyaluran bantuan sosial melalui Kopdes Merah Putih saat ini masih dalam tahap konsolidasi antar-kementerian dan lembaga.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, terdapat dua program bantuan sosial yang saat ini disalurkan oleh Kementerian Sosial, yakni Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
"Tentu ke depan kami akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes, karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari bank Himbara [Himpunan Bank Milik Negara]," ujar Gus Ipul.
Ia menjelaskan penyaluran bantuan sosial melalui Kopdes Merah Putih masih akan diuji coba terlebih dahulu sebelum diterapkan secara lebih luas.
"Mudah-mudahan nanti targetnya, ya katanya tadi kira-kira di Agustus ini akan dicoba," katanya.
Melalui skema tersebut, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat menjadi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik di desa.
Jadi Infrastruktur Penyaluran Bantuan Pemerintah
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan salah satu fungsi utama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah menjadi infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan berbagai bantuan dan subsidi kepada masyarakat.
"Jadi Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah. Apa itu? Infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih," kata Zulkifli Hasan.
Selain menjadi pusat penyaluran bantuan sosial, koperasi tersebut juga akan menjalankan fungsi ekonomi sebagai penyerap hasil produksi petani apabila harga komoditas berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.
"Kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain di bawah harga yang sudah ditentukan pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah," ujarnya.
Dengan fungsi ganda tersebut, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan bantuan pemerintah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.
Ribuan Kopdes Sudah Siap Beroperasi
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sebanyak 83.000 badan hukum akta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah selesai dibentuk.
Selain itu, sebanyak 15.845 koperasi telah menyelesaikan pembangunan fisik berupa gudang, gerai, dan alat kelengkapan operasional lainnya. Adapun sebanyak 19.539 koperasi masih dalam tahap pembangunan.
Ferry menjelaskan pemerintah juga tengah menyiapkan pelatihan dan pendidikan bagi para manajer koperasi yang dijadwalkan selesai pada minggu pertama Agustus 2026.
"Insyaallah bersamaan dengan selesainya pelatihan dan pendidikan bagi manajer koperasi desa yang direncanakan awal di minggu pertama bulan Agustus, mereka akan kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai bangunan fisik gudang, gerai, dan alat kelengkapannya," ujarnya dalam acara Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Minggu (12/7/2026).
Dengan penyiapan ribuan koperasi dan uji coba penyaluran bantuan sosial yang mulai dilakukan pada Agustus 2026, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diproyeksikan menjadi pusat distribusi bantuan pemerintah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa melalui penyerapan hasil produksi lokal dan pelayanan publik yang lebih dekat dengan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Lionel Messi dan Lamine Yamal akan saling berhadapan pada final Piala Dunia 2026. Foto mereka saat Yamal masih bayi kembali menjadi sorotan publik.
Menteri PU Dody Hanggodo membantah mutasi ASN Kementerian PU berkaitan dengan bocornya surat perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang viral di media sosial.
Indonesia dan India memperkuat kerja sama pengembangan SDM digital, talenta AI, dan keterampilan tenaga kerja untuk menghadapi transformasi dunia kerja.
Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengondisian hasil audit BPK di Kabupaten Muara Enim.
Pemerintah menyiapkan skema penyaluran bansos melalui Koperasi Desa Merah Putih. Uji coba penyaluran PKH dan BPNT ditargetkan dimulai pada Agustus 2026.