Prabowo: Negara Hemat Devisa Rp170 Triliun dari B50
Presiden Prabowo menyebut mandatori biodiesel B50 mampu menghemat devisa Rp170 triliun per tahun sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Foto ilustrasi dropping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. /Istimewa
Harianjogja.com, KLATEN—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 10.407 jiwa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, masih bergantung pada bantuan 1,18 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat dampak musim kemarau. Bantuan tersebut telah disalurkan secara bertahap selama hampir satu bulan terakhir kepada warga di wilayah yang mengalami kekeringan.
Data BNPB menunjukkan warga terdampak berasal dari 3.148 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat desa di Kecamatan Kemalang, yakni Desa Kendalsari, Desa Tegalmulyo, Desa Tlogowatu, dan Desa Sidorejo.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah daerah terus mengintensifkan penanganan krisis air bersih melalui koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten dan pemerintah desa.
Distribusi Air Bersih Dilakukan Bertahap
Menurut Abdul, bantuan air bersih telah disalurkan sepanjang 15 Juni hingga 13 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya penanganan darurat kekeringan.
"Pasokan air bersih sebanyak 1,18 juta liter itu didistribusikan melalui 236 armada tangki air bersih yang dikerahkan secara berkala ke lokasi-lokasi terdampak kekeringan," kata Abdul Muhari di Jakarta, Selasa.
Distribusi dilakukan secara bertahap agar pasokan air tetap tersedia bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh sumber air bersih selama musim kemarau.
Sidorejo Terima Alokasi Terbanyak
BNPB mencatat penyaluran bantuan dibagi sesuai kebutuhan di masing-masing desa terdampak.
Rinciannya, Desa Kendalsari menerima 46 tangki air, Desa Tegalmulyo memperoleh 51 tangki, Desa Tlogowatu mendapat 67 tangki, sedangkan Desa Sidorejo menerima alokasi terbanyak, yakni 72 tangki air bersih.
Distribusi tersebut menjadi langkah pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah menurunnya ketersediaan air akibat musim kemarau.
Mitigasi Berlanjut Hingga Puncak Kemarau
Abdul menegaskan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah mitigasi darurat pemerintah.
Upaya tersebut juga bertujuan menjaga ketahanan masyarakat menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026.
Dengan koordinasi antara BPBD Kabupaten Klaten dan pemerintah desa, distribusi logistik air bersih diharapkan dapat terus menjangkau seluruh warga yang masih terdampak kekeringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo menyebut mandatori biodiesel B50 mampu menghemat devisa Rp170 triliun per tahun sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Pemberantasan judi online harus menyasar seluruh ekosistem, termasuk rekening penampung dan penegakan hukum.
Kemkomdigi telah memutus akses 3,7 juta situs dan konten judi online sejak Oktober 2024. Sebanyak 32.500 rekening juga ditutup.
Komdigi mengesahkan hasil seleksi frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. XLSMART unggul di 700 MHz, Telkomsel teratas di 2,6 GHz.
Inacraft 2026 resmi digelar di JEC Yogyakarta pada 15-19 Juli dengan target 25.000 pengunjung, transaksi Rp8 miliar, dan kontrak bisnis global.
BNPB mencatat 10.407 warga Klaten terdampak kekeringan menerima 1,18 juta liter air bersih selama 15 Juni hingga 13 Juli 2026.